Jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN
Sekitar 41,6 Persen UMKM Tidak Tahu Apa Itu MEA
Sekitar 41,6 Persen UMKM Tidak Tau Apa Itu MEA
Penulis: hermawan Endra | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Siap atau tidak, Indonesia akan segera menghadapi era persaingan bebas pada akhir 2015, yakni Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Namun kenyataannya, hingga kin masih banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang belum mengetahui apa itu MEA.
Pakar ekonomi dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Eko Suseno Matrutty, mengungkapkan, berdasarkan penelitian yang dilakukannya pada akhir tahun 2014 lalu, sebanyak 41,6 persen pelaku UMKM tidak mengetahui apa itu MEA.
"Sebelum bicara bagaimana meningkatkan keunggulan Indonesia, yang penting harus dilakukan adalah menyosialisasikan MEA itu sendiri," kata Eko saat dialog bertemakan peningkatan daya saing UMKM", di galeri lantai 1 UMKM Pemkot Semarang, Senin (2/3/2015) pagi.
Kondisi itu sangat mengkhawatirkan mengingat UMKM merupakan objek yang dituntut untuk bisa bersaing menghadapi diberlakukannya MEA. Pemerintah diharapkan semakin gencar mensosialisasikan MEA melalui media massa.
"Jika mengabaikan ketidaktahuan tersebut, berarti sama saja membiarkan pelaku usaha justru dijajah oleh produk impor tanpa punya daya untuk membalas," katanya. (*)