Jokowi Ungkap Strategi Wujudkan Sejuta Rumah, Ini Data Lengkapnya
Jokowi Ungkap Strategi Wujudkan Sejuta Rumah, Ini Data Lengkapnya
Penulis: deni setiawan | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Presiden Jokowi menjawab berbagai pihak yang pesimis terhadap program pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan tercapai dalam satu tahun.
Seperti diketahui, pada tahap pertama tahun ini, pemerintah akan merealisasikan pembangunan 331 ribu unit rumah di 14 provinsi di tanah air.
"Banyak orang sampaikan ke saya, 'Pak apakah tidak terlalu ambisius, setahun bangun sejuta rumah?' Kalau dikerjakan dengan cara normal dan biasa, ya tidak akan tercapai. 200 ribu (rumah) saja sulit, tapi kalau berani lakukan loncatan, ini akan tercapai," ungkap Jokowi saat memberi sambutan dalam pencanangan program satu juta rumah di Ungaran, Rabu (29/4/2015).
Untuk mewujudkan program tersebut, Presiden Jokowi telah mengumpulkan pimpinan BUMN yang punya uang mengendap dalam jumlah besar. Selama bertahun-tahun, uang itu mengendap dan jumlahnya hingga mencapai sekitar Rp 430 triliun. BUMN tidak berani mengambil resiko untuk memanfaatkan dana mengendap itu lantaran regulasi yang tidak mendukung.
"Contoh, di BPJS Ketenagakerjaan itu ada dana mengendap sampai Rp 180 triliun. Tetapi regulasinya hanya lima persen yang bisa digunakan untuk bangun rumah. Coba katakanlah dipakai 40 persen, itu kan besar sekali,” beber Jokowi
Tabel Realisasi Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat
Total 1.000.000
- Rumah MBR 603.516
- Rumah Non MBR 396.484
Rumah MBR
- Tahap 1 : 331.693 Unit (Siap Izin dan Lokasi)
- Tahap 2 : 98.020 Unit (Dilaksanakan Mei 2015)
- Tahap 3 : 173.803 Unit (Proses Izin Lokasi oleh Pengembang)
Tahap 1
- Sedang Dibangun : 27.134 Unit
- Groundbreaking 29 April 2015 : 98.811 Unit
- Mei 2015 : 205.748 Unit
Tabel
Data Perusahaan Di Sekitar Rusunawa Gedanganak Ungaran
1) PT Poliplas Indah Sejahtera : 1.446 buruh
2) PT Poliplas Makmur Sentosa : 1.502 buruh
3) PT Polidaya Guna Perkasa : 342 buruh
4) PT Politama Pakindo : 871 buruh
5) PT Golden Flower : 4.654 butuh
6) PT Nissin Biscuit : 651 buruh
7) PT Prima Cahaya Indobeverages : 223 buruh
8) PT Batam Tekstile Industri : 2.305 buruh
9) PT Ungaran Sari Garment : 3.583 buruh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jokowi-di-ungaran-ok-29-april_20150430_133710.jpg)