Jumlah UMKM Kota Semarang Meningkat Jadi 11.585 unit
Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang bersama PT. Feraco menyelenggarakan Gelar Inovasi UMKM Koperasi dan PKBL Expo
Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang bersama PT. Feraco menyelenggarakan Gelar Inovasi UMKM Koperasi dan PKBL Expo yang merupakan sarana promosi bagi pelaku UMKM di Kota Semarang di Java Mall Semarang, Kamis, (21/5/2015).
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Litani Satyawati mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk unggulan khas daerah dari berbagai daerah di Indonesia dan Meningkatkan wawasan dan informasi tentang produk-produk unggulan daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas produk UMKM.
“Selain itu kegiatan ini dapat mendorong inovasi dan kreatifitas UMKM serta mendorong daya saing UMKM dalam rangka menyongsong Pasar Bebas Asean, Mendorong UMKM untuk menambah wawasan dan saling bertukar pengetahuan tentang keunggulan dan potensi pasar antar daerah serta mengembangkan peluang pasar baik kepada UMKM Kota Semarang maupun UMKM daerah lain di Kota Semarang. Meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap produk-produk dalam negeri,” tambah Litani.
Kegiatan yang diselenggarakan selama 4 hari dari tanggal 21 – 24 Mei 2015 di Atrium Java Mall Semarang tersebut dimeriahkan dengan berbagai lomba dan hiburan untuk para pengunjung Java Mall.
Sekda Kota Semarang Adi Tri Hananto menyebutkan bahwa Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen kita untuk memajukan UMKM sebagai salah satu potensi yang wajib dikembangkan dengan menyediakan sarana pemasaran sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM; Kota Semarang sebagai Kota perdagangan dan jasa saat ini semakin mengokohkan slogan tersebut bukan hanya sebagai Visi-nya saja akan tetapi realitas yang terjadi menunjukkan demikian.
“Pertumbuhan UMKM setiap tahunnya cukup signifikan dengan rata-rata mencapai 2,38% per tahun yang didominasi oleh usaha perdagangan dan industri. Hingga akhir tahun 2014, jumlah UMKM yang terdata pada Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang sebanyak 11.585 unit. Dari jumlah tersebut, perannya sungguh luar biasa, karena mampu menyerap tenaga kerja sebanyak kurang lebih 18.000 orang. Inilah yang mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk terus memberdayakan eksistensi UMKM melalui pembinaan kegiatan usaha, manajemen, membantu di bidang pemasaran dan juga permodalan agar UMKM tidak hanya berkembang namun juga agar dapat mandiri,” ungkap Sekda kepada para pelaku UKM.
Ia berpesan untuk manfaatkan momen ini untuk saling menimba ilmu saling memperbaiki dan terus berinovasi untuk mempersiapkan diri menghadapi MEA 2015. Indonesia memiliki produk yang unggul, berdaya saing dan unik tidak dimiliki oleh Negara lain, untuk itu jangan menjadikan Indonesia sebagai pasar bagi produk luar.
“Jadikan ajang kegiatan ini bukan semata-mata untuk memasarkan dan promosi produk akan tetapi juga manfaatkan even ini untuk belajar memahami selera konsumen dan selera pasar serta segmentasinya sebagai referensi untuk meningkatkan kualitas produk,” tambahnya.
Ketua TP PKK Tia Hendrar Prihadi yang pagi itu hadir, terlihat berkeliling mengunjungi stand yang berjejer rapi di atrium Java Mall.
Peserta yang mengikuti pameran ini adalah UMKM binaan dari 7 Pemerintah Provinsi yaitu, Jawa Timur (20 Stan), Jawa Tengah (2 Stan), Nangroe Aceh Darussalam (1 Stan), Kalimantan Selatan (2 Stan), Kalimantan Selatan (2 Stan), Sumatra Barat (1 Stan) dan Kalimantan Utara (2 Stan). 13 Kabupaten yaitu Gianyar (1 stan), Bogor (1 Stan), Situbondo (1 stan), Banyuasin (1 stan), Sidoarjo (2 stan), Sukabumi (1 stan), Kudus (2 stan), Banjar (1 stan), Banjarnegara (1 stan), 3 Kota yaitu; Semarang (6 Stan), Banjarmasin (1 stan), Bengkulu (1 stan), Sukabumi (2 stan), dan 6 BUMN/BUMD dan Swasta Nasional yaitu; PT. Perkebunan Nusantara IX, PT. Semen Indonesia, Balai Besar POM, PT. Pertamina, Badan Standarisasi Nasional, PT. Pegadaian Kanwil Jateng.
Produk-produk yang akan meramaikan kegiatan ini merupakan produk-produk yang memiliki kualitas mumpuni, dengan karakter dan keunikan khas daerah masing-masing serta harga yang kompetitif karena langsung didatangkan pengrajinnya. Sehingga, bagi masyarakat yang ingin mengembangkan atau bahkan memulai usahanya di Kota Semarang dapat hadir dan bertemu langsung dengan para produsen penghasil produknya untuk dikembangkan di Kota Semarang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gelar-inovasi-umkm_20150521_183013.jpg)