Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilkada Serentak di Jateng

Urusan Politik, Pakde Tega Laporkan Keponakannya ke Polisi

Urusan Politik, Pakde Tega Laporkan Keponakannya ke Polisi

Tayang:
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
foto dokumen ilustrasi penurunan spanduk 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Umam yang kemarin dilaporkan oleh Solihin karena dituduh mencuri spanduk paslon Hendi-Ita memberikan reaksi. Dia dilaporkan ke polisi oleh Solihin yang tak lain adalah Pakdenya sendiri. Umam dituduh terima bayaran Rp 500 ribu untuk mengambil spanduk-spanduk paslon tersebut.

Namun Umam membantahnya. "Yang melaporkan adalah Solihin Suparman alias Pariman, dia merupakan saudara saya. Saya biasa memanggilnya Pakde. Namun kami berdua memang tidak cocok," kata Umam, Jumat (4/9).

"Saya tidak mencuri apalagi dibayari oleh pasangan lain. Saya menurunkan baliho di sepanjang jalan itu atas kesepakatan para pemuda karang taruna kampung setempat, jumlahnya 11 orang. Kebetulan saya ketua karang taruna dan Solihin itu ketua RW," kata warga Umam warga Kelurahan Podorejo, Ngaliyan.

Umam mengakui bahwa baliho-baliho atau spanduk yang ada di tepi jalan kemudian dibersihkan itu kemudian disimpan di rumahnya. Umam pun dilaporkan ke polisi dan panwas untuk menjalani pemeriksaan. "Tadi siang dan sore sudah diperiksa panwas, namun kalau diperiksa polisi belum pernah," kata pria yang juga pekerja swasta itu.

Antara keponakan dengan pakdenya ini diduga berbeda sikap terkait politik. Mereka mendukung pasangan calon walikota Semarang yang berbeda. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved