Breaking News:

Pulau Cilik Karimunjawa Nan Elok Bikin Kangen Wisatawan

Gelar The Paradise of Java memang layak disandang Karimunjawa, Kabupaten Jepara

Penulis: rika irawati | Editor: rustam aji
tribun jateng/m syofri kurniawan
Menuju Pulau Cilik, Karimunjawa. 

Kegiatan snorkeling bisa dilakukan di sekitar dermaga kayu yang menjadi ciri khas pulau ini. Tapi, hati-hati ketika Anda memilih beraktivitas di kawasan dangkal. Jangan sampai kaki katak atau fins yang Anda kenakan menyentuh bahkan merusak terumbu karang yang ada.

Selain keindahan bawah laut, Pulau Cilik juga menawarkan panorama indah. Sambil duduk santai di bangku-bangku kayu panjang yang disediakan, Anda bisa menikmati hamparan laut hijau kebiruan sambil menikmati es kelapa muda. Tiduran di hammock atau ayunan tidur sambil menikmati semilir angin juga membuat Anda lebih relaks.

Cara lain menikmati pulau ini adalah jalan-jalan mengelilinginya. Tak kurang dari satu jam menyusuri hamparan pasir putih di sekeliling pantai di pulau ini, Anda akan kembali ke titik awal. Spot di sisi kiri dermaga paling sering dimanfaatkan untuk foto.

Mei Ernawati (22), wisatawan asal Jakarta, mengaku, sangat menikmati liburan di Pulau Cilik dan pulau-pulau lain di Karimunjawa yang dikunjungi. "Keindahan bawah laut di Karimunjawa sayang dilewatkan. Suatu saat, saya berharap bisa ke sini (Karimunjawa) lagi," harap dia.

Selain Pulau Cilik, Karimunjawa memiliki pulau-pulau lain yang menyediakan keindahan laut yang tak kalah menarik. Secara keseluruhan, kawasan ini memiliki hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias, beberapa fauna langka, berupa Elang Laut Dada Putih, penyu sisik serta penyu hijau.

Selain biota laut, beberapa tempat lain yang bisa dikunjungi di antaranya penangkaran ikan hiu di Pulau Menjangan Besar, tracking mangrove di Pulau Kemojan, melihat sunrise di Pantai Legon Lele atau melihat Karimunjawa dari ketinggian di Bukit Joko Tuo.

pulau cilik-melayang
Foto melayang di ujung Pulau Cilik Karimunjawa menjadi gaya favorit para wisatawan.. (tribun jateng/m syofri kurniawan)

Waktu tepat mengunjungi Pulau Karimunjawa adalah bulan April, Mei, atau Juni. Atau, bulan Oktober, November dan Desember. Kendati memasuki musim hujan, gelombang laut di bulan-bulan tersebut dinilai masih cukup aman untuk melakukan perjalanan laut. Hanya, kegiatan Anda akan sedikit terganggu jika hujan turun.

Sementara, kunjungan di bulan Januari, Februari,Maret, juga Juli, Agustus dan September, harus dipertimbangkan. Pasalnya, angin barat dan angin timur membuat perjalanan melaut tak begitu bersahabat.

Karimunjawa bisa dicapai menggunakan kapal cepat Express Bahari bertarif Rp 150 ribu - Rp 175 ribu per orang selama dua jam, setiap Senin, Selasa, Jumat dan Sabtu. Atau, Kapal Siginjai bertarif Rp 59 ribu per orang - Rp 100 ribu per orang, selam empat jam setiap Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu. Keduanya melayani rute dari Pelabuhan Kartini, Jepara, ke Karimunjawa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved