Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PAF Tribun Jateng

Pelnus dan Akpelni Siap 100 Persen di Laga Perdana

Duel SMA Pelita Nusantara dan SMK Pelayaran Akpelni membuka Babak Regional Semarang Putih Abu-abu Futsal (PAF) Tribun Jateng 2015.

Tayang:
Penulis: m alfi mahsun | Editor: rustam aji
Tribun Jateng/M Alfi Mahsun
Maskot Suporter SMK Akpelni mendukung di GOR Jatidiri Senin (5/10/2015) sore 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Duel SMA Pelita Nusantara dan SMK Pelayaran Akpelni membuka Babak Regional Semarang Putih Abu-abu Futsal (PAF) Tribun Jateng 2015. Kedua penghuni Grup G itu tampil dalam pertandingan perdana di GOR Jatidiri, Senin (9/11/2015) pukul 15:30.

Pelnus, julukan Pelita Nusantara, siap bermain tanpa beban. Skuat asuhan Bayu dan Dwi Setyobudi itu didominasi muka-muka baru.

Tahun lalu, mereka finis di peringkat ketiga. Namun, amunisi yang membukukan pencapaian itu rata-rata sudah lulus.
"Kami nothing to lose saja. Saya berharap pemain tak nervous di laga perdana," ujar Budi, sapaan Dwi Setyobudi, Minggu (8/11/2015).

Dia sudah melihat penampilan Akpelni di kualifikasi. Menurutnya, calon lawan memiliki penampilan yang bagus.
Kelebihan lain adalah memiliki fisik prima dan kecepatan. Budi pun akan menerapkan strategi berdasarkan kondisi terakhir di atas lapangan.

"Sulit menemukan kelemahan Akpelni. Strategi kami situasional. Saya belum ada mempersiapkan strategi buat besok," imbuhnya.

Dia hanya berharap Hendra dkk bisa tampil baik. Jarang ikut turnamen menjadi kendala tersendiri bagi Pelnus pada tahun ini.

Sebagai semifinalis, mereka tidak ikut kualifikasi. Situasi ini menjadi problem tersendiri.

"Saya belum menentukan starting line up. Semua pemain punya kesempatan tampil. Yang pasti saya percaya kepada mereka," tandasnya.

Pada tahun lalu, Pelnus menang atas SMAN 9 dan SMKN 9 Semarang di dua laga awal. Mereka hanya kalah dari SMKN 7 Semarang di semifinal yang akhirnya menjadi juara nasional.

Dalam perebutan tempat ketiga, skuat asuhan Budi menang atas SMKN 1 Semarang. Ketika itu, SMKN 1 berstatus juara bertahan.

"Modal pemain tahun lalu adalah kekompakan dan semangat juang yang tinggi. Itu yang saya tularkan kepada anak-anak baru sekarang," papar Budi.

Apa kerugian tidak ikut kualifikasi pada tahun ini? Budi menyebut Hendra dkk kurang mendapat jam terbang dan merasakan atmosfer kompetisi ketat.

"Kami hanya berlatih rutin dan lakukan latih tanding. Fokus latihan tim jadi bagus tapi kurang suasana kompetisinya," lanjut dia.

Pria yang juga membesut tim amatir Semarang FC dan Venus Ladies itu mencari 12 pemain yang siap tanding. Ada nama Maulana, Ravi, dan Najib di pos kiper.

Ada pula Fauzi, Donni, Hendra, Deddy, Laksana, Onky, Joko, Febri, Rama, dan Tofan. Semua masih dalam seleksi yang dilakukan Budi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved