Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Anak Zaman Sekarang Dinilai Lebih Malas dan Suka Motret

Setiap generasi tentu memiliki karakter dan ciri khas yang berbeda. Sebab, perkembangan zaman memang memberikan pengaruh signifikan

Editor: rustam aji
tribunjateng/dok
ilustrasi gadget 

TRIBUNJATENG.COM -- Setiap generasi tentu memiliki karakter dan ciri khas yang berbeda. Sebab, perkembangan zaman memang memberikan pengaruh signifikan pada tren dan selera pasar.

Generasi muda yang saat ini tengah menekuni ilmu di bidang mode di Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo, mereka memiliki karakter berbeda dengan para alumnusnya yang telah sukses menjadi perancang busana profesional.

Susan Budihardjo, perintis LPTB Susan Budihardjo, ditemui sebelum acara fashion show kelulusan siswa didiknya di Senayan City, Jakarta (9/11/2015), bercerita bahwa murid-muridnya yang sekarang memiliki kekurangan dan kelebihan jika dibanding dengan generasi yang lebih tua.

Baca Juga: Breaking News Bom Paris

"Kendala anak zaman sekarang lebih malas, kalau sekarang mereka lebih senang motret (lewat handphone). Murid zaman dulu masih mencatat bahan pelajaran, tak tahu kapan dibacanya, mungkin di rumah" ujar Susan yang telah mendirikan sekolah tata busananya sejak tahun 1980.

Baca Juga: Tragedi Bom Paris Tewaskan 153 Orang

Namun, Susan mengatakan bahwa anak didiknya yang sekarang, generasi muda penerus dunia mode tanah air, cenderung lebih baik dalam menggarap suatu tema tugas.

"Saya cukup senang, anak-anak tidak langsug dari fisik, tetap lebih mendalami karakter, sifat, warna, bentuk, dan siluet. Mereka masuk sampai sedalam itu, dan itu yang saya mau," imbuhnya.

Susan memberi contoh saat meminta anak-anak didiknya merancang busana dengan tema mawar, mereka tak hanya mendalami bentuk penampang mawar tersebut, tetapi juga mengeksplor lebih dalam dan rinci dari sebuah bunga mawar.

Kemampuan bekerja lebih detail dan rinci, tentunya sangat bermanfaat dalam seni rancang busana yang membutuhkan kreativitas dan inspirasi yang luas serta tak terbatas. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved