Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wow, PT Nojorono di Kudus Beli Pita Cukai Rp 4,3 Triliun

Wow, PT Norojono di Kudus Beli Pita Cukai Rp 4,3 Triliun

Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/YAYAN
Direktur PT. Nojorono, Wibisono Djuhadi, menyerahkan kenang-kenangan kepada Dirjen Bea dan Cukai, Heru‎ Pambudi. 

Laporan Tribun Jateng, Yayan Isro Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS- Pada 2015, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus dibebani target penerimaan cukai dan bea masuk sebesar Rp 35,316 triliun. Dari target tersebut, yang dapat direalisasikan adalah sebesar Rp 34,557 triliun, atau 97,85 dari keseluruhan target.

Para penyumbang cukai terbesar tentu dari beberapa pabrik rokok besar yang ada di Kudus. Satu di antaranya adalah PT. Nojorono, yang menyumbang pemasukan Rp 4,3 triliun.

"Itu baru pembelian pita cukai, belum termasuk yang lain," kata Director PT. Nojorono Tobacco International, Wibisono Djuhadi, Jumat (29/1).

Manager PPIC PT. Nojorono, Andi Sidarta, menambahkan, selain membayar cukai sebesar angka tersebut, PT. Norojono juga membayar pajak pertambahan nilai (PPN) Rp 781 miliar, serta pajak pendapatan daerah (PPD) Rp 430 miliar. "Untuk pembayaran pita cukai dua bulan terakhir di tahun 2015, yang kami setorkan adalah Rp 840 miliar," ucapnya.

Disampaikan, pembayaran cukai pada dua bulan terakhir 2015, dirasa memberatkan perusahaan. Menurutnya, pembayaran tersebut harusnya bisa dilakukan pada 2016. Sebab, pita yang dibayarkan pada dua bulan tersebut baru dilekatkan pada Januari dan Februari 2016.

"Padahal pada akhir tahun banyak yang harus direncanakan. Ada ini, itu, yang harus dihandel. Kalau bisa 2016, pola seperti tak terulang lagi," harapnya.

Terlebih, kata dia, pada 2016 ini ada kenaikan tarif cukai antara yang cukup signifikan. Dengan adanya kenaikan itu, menurut perkiraan pihaknya, bisa menurunkan omzet perusahaan hingga 10 - 15 persen. "Tarif cukai tiap tahun naik, itu cukup memberatkan," katanya.

Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, mengatakan pihaknya sangat mengapreasiasi pabrik rokok dalam mematuhi semua peraturan yang ada. Lantaran itu, pihaknya memberikan penghargaan terhadap mereka.

"Tadi ada semacam penghargaan dan apresiasi terhadap kepatuhan mereka. Ke depan, kerjasama yang baik harus terus ditingkatkan," ucapnya, usai memberi pin penghargaan atas kepatuhan pabrik rokok, di aula Oasis Djarum, Kamis (28/1) sore. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved