Inilah Lima Pembunuhan Mahasiswa di Yogyakarta Yang Terungkap dan Misteri
Beberapa di antaranya ada yang sudah terungkap, tetapi ada pula yang masih menjadi teka-teki.
TRIBUNJOGJA.COM -- Setelah menjadi perbincangan dan menyedot publik Yogyakarta dan khususnya UGM. Misteri kematian Feby Kunia Nuraisyah Siregar usia 19 tahun berasal dari Batam provinsi Kepulauan Riau mulai terkuak.
Korban yang kuliah semester dua di Geofisika Fakultas MIPA UGM di Yogyakarta ini ditemukan terkunci di toilet lantai 5 Gedung S2 dan S3 FMIPA UGM.
Feby dikenal sebagai pelajar berprestasi, alumni SDN 3 Sekupang, SMPN 6 Batam yang merupakan sekolah favorit di Kota Batam.
Diduga, Feby tewas dibunuh oleh Eko Agus N usia 26 tahun, warga Wonokromo, Pleret, Kabupaten Bantul Provinsi DIY.
Keluarga Feby lapor kehilangan atau putus kontak sejak Kamis 28 April 2016. Kemudian ada penemuan mayat perempuan hari Senin (2/5) sore di kamar mandi (toilet) Fakultas MIPA UGM lantai 5 di Yogyakarta.
Sabtu 30 April ibunda korban bernama Nur Cahaya Ningsih datang ke Yogyakarta. Hari Jumat 29 April sang ibunda masih SMS-an dengan ponsel Feby, tapi entah siapa yang menjawab SMS tersebut dan akhirnya terkuak. Belum ada laporan resmi dari kepolisian.
Dalam Beberapa tahun terakhir, terjadi sejumlah kasus pembunuhan yang menyasar mahasiswa di Yogyakarta. Beberapa di antaranya ada yang sudah terungkap, tetapi ada pula yang masih menjadi teka-teki.
Inilah beberapa kasus pembunuhan lain yang menimpa mahasiswa di Yogyakarta adalah sebagai berikut:
1. Rany Astkilia, STIM YKPN
Mahasiswi STIM YKPN asal Magelang ini ditemukan nyaris tanpa busana di areal persawahan Dusun Kanoman, Banyuraden, Gamping, Sleman pada September tahun 2014.
Hingga kini, kasus pembunuhan ini belum menemukan titik terang. Meskipun polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menyelidiki CCTV yang diduga dilewati korban, tetapi siapa pembunuh mahasiswi ini masih menjadi misteri.
2. Ana Zumaida, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Kasus pembunuhan mahasiswi UIN Sunan Kalijaga, Ana Zumaida terjadi pada Selasa (23/2/2010) oleh pacarnya sendiri. Saat itu, pelaku yang bernama Agus Setiawan alias Ferdi (38) mendatangi kos korban di Kampung Sapen, Demangan, Kecamatan, Gondokusuman, Yokyakarta sekitar pukul 06.00.
Ana menolak ajakan pelaku untuk berhubungan badan kemudian terjadi cek-cok. Saat emosi memuncak, Ferdi kemudian mencekik dan menyumbat mulut korban, serta mengikat tangan dan kakinya.
Setelah itu, tersangka membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban mulai dari sepeda motor, laptop, telepon genggam dan uang tunai Rp4,8 juta. Ferdi ditangkap polisi di daerah Bandung beberapa hari kemudian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mahasiswi-tewas-di-toilet-kampus-ugm_20160503_212051.jpg)