Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Toilet di SDN Sidamulya 3 Brebes Tak Ada Atapnya, Ruang Kelas juga Bocor

Toilet di SDN Sidamulya 3 Brebes Tak Ada Atapnya, Ruang Kelas juga Bocor

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo
tribunjateng/fajar eko nugroho
Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan Fikri Fakih dengan ditemani pimpinan DPRD Brebes Warsudi melakukan sidak di SD Negeri Sidamulya 3 Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Kamis (12/5/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kepala SDN Sidamulya 3, Kabupaten Brebes, Sukriswo menuturkan kondisi sarana dan prasarana bangunan sekolahnya cukup memprihatinkan sejak 11 tahun lalu.
Bahkan, pada tahun 2005 lalu satu ruang kelas rusak dan dirobohkan akibat kondisinya yang rapuh.

Adapun kondisi bangunannya seperti ruang kelas, lantai, dan toiletnya sudah tidak layak lagi untuk digunakan.

Ia mencontohkan, ada tiga toilet yang ada di sekolahnya. Namun kondisinya sudah tidak layak karena atap yang seharusnya menutupi langit-langit sudah banyak yang berlubang dan hilang.

"Memang saya akui sarana dan prasarana di sekolah kami seperti toilet, ruang kelas sudah tidak layak digunakan. Bahkan sekolah kami juga tidak memiliki ruang perpustakaan. Tapi mau gimana lagi karena memang tidak ada bantuan dari pemerintah untuk merehabilitasinya. Padahal sekolah ini sudah ajukan permohonan perbaikan sejak tahun 2006 lalu sampai sekarang ini, tapi tetap saja tidak ada respon," kata Sukriswo.

Ia menambahkan, SD Negeri Sidamulya 3 ini memiliki 160 siswa siswi yang terbagi menjadi enam kelas. "Meskipun kondisi sarana dan prasarana sekolah yang sudah tidak layak seperti ini, alhamdullilah para siswa masih tetap bisa belajar di sini. Ya meskipun kalau hujan kadang atapnya ada yang bocor dan kalau siang ruanganya agak panas," ungkapnya.

Sukriswo berharap, Pemerintah Kabupaten Brebes dalam hal ini Dinas Pendidikan segera menyetujui permohonanya untuk rehabilitasi sekolah tersebut. Sebab, ia juga mengaku prihatin dan kasihan melihat para siswanya belajar di tempat yang tidak layak.

"Mohonlah Dinas Pendidikan datang ke sini dan melihat kondisi yang sebenarnya sekolah ini. Kasihan para siswa di sini menggunakan sarana dan prasarana yang sebenarnya sudah sangat tidak layak ini," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved