VIDEO: Pria Ini Sakit Kepala, Ternyata Ada Binatang Tumbuh di Kepalanya
Pria bernama Simon ini mengatakan, serangga tersebut tumbuh di kepalanya hampir satu bulan setelah dia berlibur di Panama.
TRIBUNJATENG.COM -- Pria ini tidak menyangka bila rasa sakit di kepala selama sebulan ini, ternyata ada binantang hidup dan tertanam di kepalanya.
Saat tahu apa yang terjadi, tidak hanya pria ini yang terkaget-kaget tapi juga rekan wanitanya. Anda mungkin belum pernah melihat sesuatu yang sangat aneh seperti terekam dalam video di atas.
Bagaimana mungkin seorang lalat bertelur di kulit kepala pria ini dan menghasilkan larva serangga berukuran besar. Sungguh mengerikan!
Pria bernama Simon ini mengatakan, serangga tersebut tumbuh di kepalanya hampir satu bulan setelah dia berlibur di Panama.
Dia mulai merasakan sesuatu yang aneh di kepalanya dan kemudian meminta temannya untuk memeriksanya.
Dan, sesuatu yang mengejutkan terjadi, saat temannya menarik benda yang ada di kepalanya menggunakan pinset.
Sebuah belatung berwana kuning ditarik keliuar dari lubang kepalanya.
"Ya Tuhan," orang-orang di sekitarnya berteriak dan melompat karena kaget.
Dalam rekaman tampak jelas bayi serangga berkilauan, berwarna kuning dan merah mudah dengan tubuh bulat besar dan sayap.
Botfly ini berasal dari jenis keluarga serangga Hypodermatidae. Serangga jenis ini biasanya bertelur pada kulit dan menggali ke dalam daging.
Botfly adalah lalat berbulu lebat dengan nama ilmiah nya Dermatobia Hominis dan salah satu dari beberapa spesies parasit. Yang asalnya dari daerah di kawasan Amerika Tengah dan Selatan. Dan yang kita bicarakan ialah anak dari lalat Botfly ini, yaitu Belatung / Larva Botfly.
Belatung / Larva Botfly adalah parasit yang memakan daging inangnya, dan bisa tumbuh dimana pun di dalam tubuh manusia termasuk lengan kaki dan bahkan kepala.
Larva itu penuh dengan punggung yang bergerigi ( bisa dilihat pada gambar di atas ) dan apabila larva ini bersarang di dalam tubuh manusia, semisal kulit ataupun kepala, maka akan menyebabkan rasa sakit yang menyiksa seperti rasa nyeri.
Lalu jika larva ini ada di dalam tubuh manusia, bagaimana caranya bisa larva ini ada di dalam tubuh, apakah larva ini ada di dalam tanah dan masuk begitu saja ketika kita tidak memakai alas kaki? Jawabanya Tidak sama sekali.
Larva ini ada didalam tubuh manusia bisa melalui gigitan nyamuk, jadi saat lalat Botfly betina siap bertelur, lalat tersebut mencari nyamuk lalu melakukan hal luar biasa yang sama sekali mungkin tidak terpikirkan, di tengah penerbanganya lalat tersebut menempelkan telurnya pada perut nyamuk dengan zat perekat!
Ketika nyamuk menggigit manusia atau katakan menghisap darah dari inangnya yaitu manusia, panas tubuhnya melumerkan zat perekat, dan telur Botfly jatuh dari perut nyamuk ke atas kulit manusia dan mereka menetas.
Larva kecil Botfly kemudian menggali ke dalam kulit manusia atau juga lewat lubang gigitan yang ditinggalkan nyamuk. Lalu ketika larva - larva ini sudah didalam kulit manusia semisalnya, mereka mulai memakan darah dan jaringan yang ada.
Jadi ketika kalian atau anda pergi bersama keluarga ke kawasan Amerika Tengah dan Selatan, anda harus siap siaga dengan situasi disana, jangan remehkan hal-hal kecil termasuk gigitan nyamuk.
Untuk pencegahan dari larva Botfly ini, pelancong di areal endemik seperti Amerika Tengah dan Selatan, sebaiknya pakai penolak serangga berbahan dasar DEET dan memakai pakaian yang menutupi kulit dan kulit kepala.
Berikut ini ialah video dari para pelancong yang terkena Larva Botfly didalam tubuhnya dan bagaimana mereka mengeluarkan larva - larva tersebut, anda bisa menontonya sebagai bentuk pencegahan karena mungkin anda travel ke bagian endemik yang disebutkan di atas. (Surya/nfodunia07)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/larva-botfly_20160530_200313.jpg)