Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kisah Ironis Aris dan Arif, Duo Kembar Guru Ngaji dan Vokalis yang 'Menggilir' Siswi SMP

Lalu, Arif mencoba meremas dada korban yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 2 itu.

Editor: a prianggoro
bangkapos/net
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM- Aris (24) dan Arif (24) sepasang saudara kembar melakukan tindakan seksual terhadap RBL (14).
Dua pelaku yang dikenal sebagai seorang guru ngaji dan vokalis, yang memang dikenal gampang mendapatkan perhatian dari para kaum hawa.

Dua orang itu ditangkap jajaran Polsek Mampang Prapatan di Kawasan Halim, Jakarta Timur, beberapa pekan lalu. Karena orang tua dari RBL tidak terima dengan apa yang diterima putri kesayangangannya itu.

Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Priyo Utomo Teguh Santoso menjelaskan kronologi kejadian berawal saat Arif yang mempunyai profesi sebagai vokalis berkenalan dengan korban pada November 2015 lalu. Kemudian, pelaku mengajak korban ke sebuah kontrakan di Jalan Kemang Utara, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatatan.

"Itu rumah temannya inisial D. Saat itu ada temannya di ruang tamu. Korban ke balakang rumah diikuti oleh tersangka," kata Priyo di Mapolsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (2/6).

Tepat di belakang rumah kontrakan itu, korban dan pelaku melakukan ciuman. Namun, karena hasratnya sudah tinggi Arif meminta korban untuk berbuat lebih dari sekedar bercumbu.

Lalu, Arif mencoba meremas dada korban yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 2 itu.

Setelah puas meremas, Arif membuka membuka resleting celananya.

Oleh pelaku, kepala korban diarahkan ke kelaminya hingga terjadi oral seks.

Kepada polisi, pelaku kerap melakukan perbuatan itu hingga beberapa kali. Bahkan tak jarang, pelaku dan korban kerap melakukan 'seks phone' melalui sosial media.

Puas dengan nikmatnya tubuh korban, Arif pun mengenalkannya pada saudara kembarnya yaitu Aris. Pria yang sehari-hari mengajar ngaji itu berkenalan dengan korban melalui pesan di Blackberry Massenger (BBM).

Setelah intens berkomunikasi, pelaku Aris kerap melakukan pelecehan seakan meminta untuk berhubungan intim melalui chat-nya (phone seks-red). Tepat bulan Desember 2015, pelaku dan korban pun bertemu di lokasi yang sama.

"Tersangka sengaja datang ke rumah kontrakan ibu angkatnya. Lokasinya tak jauh dari tempat pertama tersangka AF. Kali ini rumah ibu angkatnya. Saat itulah korban disetubuhi," kata Kanit Reskrim Polsek Mampang, AKP Nur Alam.

Perbuatan bejat pelaku diketahui ibu korban, lantaran RBL kerap murung.

Kesehariannya, korban tak lepas dari handphone.

Bahkan, tak jarang korban pun malas untuk sekolah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved