Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

CPGT akan Perbanyak Rute ke Jawa Tengah Siapkan Modal Rp 20 Miliar

CPGT akan Perbanyak Rute ke Jawa Tengah Siapkan Modal Rp 20 Miliar

Editor: iswidodo
KONTAN
PT Citra Maharlika Nusantara Corpora Tbk 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA- PT Citra Maharlika Nusantara Corpora Tbk (CPGT) mengaji rencana pengembangan bisnis ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perusahaa transportasi yang dulu bernama Cipaganti ini berniat menambah operasi shuttle bus di area tersebut setelah jumlah penumpang armada ini selama Lebaran tumbuh dibanding hari biasa.

Tercatat, shuttle bus yang menuju ke Jawa Tengah dan Jawa Timur melonjak 25 persen, lebih tinggi dari yang diperkirakan. Sebaliknya, rute Jakarta-Bandung yang selama ini menjadi andalan malah gagal mencapai target.

Meski sudah menurunkan target perolehan di rute shuttle bus, hasil yang dicapai Citra Maharlika masih lebih rendah 20 persen dari target. "Kami tidak bisa lagi mengandalkan shuttle Jakarta-Bandung kalau untuk mudik. Tahun depan, kami bakal fokus ke Jawa Tengah serta Jawa Timur," ujar Leonard Stephen Jonatan, Presiden Direktur PT Citra Maharlika Nusantara Corpora Tbk kepada KONTAN, Minggu (17/7).

Bila dalam dua bulan ke depan, jumlah penumpang ke Jawa Tengah dan Jawa Timur tetap membaik, manajemen akan menambah jumlah armada. Saat ini, mayoritas armada shuttle bus perusahaan ini masih terkonsentrasi melayani Jakarta-Bandung.

Dari 300 armada yang dimiliki, alokasi di Jawa Barat mencapai sekitar 200 unit. Sisanya, sebanyak 100 unit, beroperasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lantaran belum berencana menambah armada anyar, pihaknya akan mengurangi dan mengalihkan sejumlah armada di Jawa Barat untuk Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perusahaan yang berbasis di Bandung ini masih fokus mengencangkan ikat pinggang untuk mengurangi kerugian yang masih terjadi.

Sebenarnya, tahun ini, CPGT sudah menyediakan belanja modal sebesar Rp 20 miliar. Namun, dana ini terpakai untuk kepentingan peremajaan armada. Menurut Leonard, pihaknya berencana meremajakan sekitar 50 unit armada yang sudah lawas. Rencana ini diharapkan sudah terealisasi semester II 2016 ini.

Manajemen CPGT, ingin meminimalisir nilai kerugian perusahaan itu, sebelum memutuskan melakukan ekspansi bisnis. Setelah keuangan stabil, rencana pengembangan bisnis pun bisa dapat dukungan pendanaan. Misalnya, perusahaan ini tengah mengaji untuk pengembangan bisnis penjualan tiket online. Sebab, saat ini, penjualan tiket di beberapa outlet yang dimiliki perusahaan ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Selama Januari Maret 2016, bisnis CPGT yang masih mekar adalah perjalanan wisata. Bila di periode serupa tahun lalu bisnis ini cuma sanggup menjaring pendapatan Rp 240,11 juta, di periode sejenis tahun ini menjadi Rp 43,57 miliar.

Proyeksi CPGT sampai akhir tahun nanti, bisnis ini bisa memberi kontribusi 10 persen terhadap pendapatan konsolidasi. "Kontribusi paling besar diperkirakan masih dari transportasi sekitar 75-80 persen. Sisanya, dari penyewaan alat berat," paparnya.

Sampai akhir Maret, pendapatan CPTG turun 34 persen dari Rp 72,69 miliar menjadi Rp 47,96 miliar. Akibatnya, kerugian perusahaan ini ikut membengkak menjadi Rp 26,52 miliar dari Rp 2,02 miliar pada tahun lalu. (Kontan/Putri Werdiningsih)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved