PT Madusari Nusaperdana Bisnis Produk Makanan Siap Saji
Permintaan makanan siap saji dari waktu ke waktu mengalami peningkatan membuat potensi bisnis ini semakin menggiurkan.
Penulis: hermawan Endra | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Permintaan makanan siap saji dari waktu ke waktu mengalami peningkatan membuat potensi bisnis ini semakin menggiurkan. Kondisi ini tidak ingin disia-siakan PT Madusari Nusaperdana selaku produsen daging olahan.
CEO PT Madusari Nusaperdana, Monawati Sugiarto mengatakan, pada tahun ini pihaknya akan tetap fokus mengembangkan produk sosis siap makan seiring potensi pasarnya yang semakin tinggi. Bahkan saat ini keberadaanya menggeser produk beku yang dulu menjadi fokus utama perusahaan ketika memulai usaha, dengan kontribusinya 60 banding 40 persen.
"Dulu kami fokus pada olahan beku, tapi sejak lima tahun ini mulai merambah pasar produk siap saji," imbuhnya.
Monawati mengungkapkan, selain karena permintaan terus meningkat, produk siap saji juga dinilai lebih menjanjikan dalam hal pengembangan bisnis. Sebab, produk ini praktis dan tahan lama karena tidak memerlukan alat pendingin. Sehingga dengan begitu pendistribusiannya juga dapat menjadi lebih luas.
"Sosis siap makan pertumbuhan cukup baik. Saya rasa potensi ke depan masih menjanjikan, dengan peningkatan daya beli masyarakat dan modernisasi," ujarnya saat acara penyerahan hadiah promo “Double Bonus” Tahap I dan Gahtering Mitra Kimbo di Hotel Santika Premier Semarang, Minggu (24/7/2016).
Sejauh ini, produk andalannya Sosis Kimbo, hadir dengan dua kategori sasaran yaitu pertama untuk anak-anak dengan merk Kimbo Reddi dan kedua untuk Ibu rumah tangga dengan merk Kimbo Lauk.
"Kimbo Reddi sudah launching beberapa varian yaitu rasa ayam, rasa sapi, rasa ayam jagung pedas, rasa sapi keju panggang. Sedangkan Sosis Kimbo Lauk ada dua rasa yaitu Kimbo Lauk Sapi dan Kimbo Lauk Ayam," ujarnya.
Produk tersebut sudah tersebar ke seluruh Jawa Tengah-DIY mulai dari pasar tradisional, warung sekitar rumah, lokal supermarket ataupun di supermarket seperti Alfamart, Ada Swalayan, Luwes dan lain-lain.
"Selain itu, dengan sosis Kimbo Lauk kami berusaha memberikan pilihan masakan praktis Ibu Rumah Tangga," imbuhnya.
Meski enggan menyebutkan nilai produksi, namun Monawati mengatakan bahwa, melalui dua pabrik yakni Cikarang dan Boyolali perkembangan bisnisnya ini terus mengalami peningkatan setiap tahun.
Sementara itu, GM PT Mitra Sehati Sekata, Pristiwadi, mengatakan, pihaknya selaku distributor PT Madusari Nusaperdana mencatat adanya tren peningkatan pemasaran yang cukup signifikan.
Pada semester I/2016 ini, pemasaran produk PT Madusari Nusapersada di Jateng mengalami penngkatan 43 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pemasaran produk tersebut tersebar di 11 chanel distribusi miliknya, antara lain Blora, Pati, Semarang, Pekalongan, Cilacap, Tegal, Magelang, Jogja, Solo dan Wonogiri.
"Tahun ini kami berencana membuka cabang baru di Jateng yakni Salatiga dan Blora, biasanya dengan dibuka chanel distribusi baru akan diikuti juga oleh para perusahaan untuk memperluas pemasaran produk, tak terkecuali PT Madusari Nusaperdana," ujarnya.
Terkait acara Penyerahan Hadiah Promo “Double Bonus” Tahap I dan Gahtering Mitra Kimbo ini dimaksudkan untuk menjalin silaturrahmi antara konsumen langsung dan perusahaan serta pelanggan dan distributor sosis kimbo reddi di Jawa Tengah-DIY. Bertempat di Hotel Santika, Semarang, acara dihadiri oleh CEO PT Madusari Nusaperdana, Monawati Sugiarto serta GM PT Mitra Sehati Sekata, Pristiwadi selaku distributor Jawa Tengah-DIY.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ceo-pt-madusari-nusaperdana-monawati-sugiarto_20160724_180516.jpg)