Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

INSPIRATIF! Subhanalloh, Tukang Parkir Ini Menabung Rp 1.000/Hari di Kaleng Bisa Naik Haji

Uang yang ditabungnya saat itu pun tidak besar. Dalam sehari, Bardi hanya bisa menyisihkan penghasilanya Rp 500 sampai Rp 1.000.

Tayang:
AP PHOTO / MOSAAB ELSHAMY
Umat Islam melakukan tawaf atau berjalan mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, kota suci Mekah, Saudi Arabia, 20 September 2015. Tawaf dilakukan sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji. 

"Uang tabungan saya ambil 40 juta, niatnya mau diputarkan, tapi mungkin karena sudah mengingkari janji malah jatuh rugi. Janji awalkan tabungan itu untuk naik haji malah saya gunakan bisnis," tuturnya.

Dalam kondisi jatuh itu, Bardi lantas kembali membulatkan tekadnya untuk bekerja lebih keras lagi demi menganti uang yang digunakannya. Tak hanya bekerja keras, setiap saat Bardi dan istrinya juga terus berdoa meminta kepada Allah agar diberikan kelancaran rejeki.

"Kalau uang sudah terkumpul, saya akan mendaftar naik haji setelah kedua anak saya lulus kuliah dan bekerja," tegasnya.

Dari tabungan itu juga, kedua putranya berhasil menyelesaikan pendidikannya di Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta. Kedua anaknya pun telah mendapatkan pekerjaan.

"Anak saya semua lulus dan sudah bekerja. Jadi 2010 saya daftar haji dan tanggal 17 Agustus ini berangkat," tuturnya.

Bardi mengungkapkan, dia dan istrinya telah mendapatkan pembekalan di Asrama Haji.

"Senang, terharu akhirnya bisa berangkat haji bersama istri," pungkasnya.
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved