Waspada! Modus Baru Kejahatan, Begal Menyamar Jadi Pocong di Jalan
Sebanyak dua foto yang beredar di media sosial Facebook ini, mungkin bisa membuat kita lebih waspada
Pocong jadi-jadian
Aksi kejahatan menyamar sebagai pocong pernah diungkap polisi di Surabaya, Jawa Timur, beberapa tahun silam.
Adalah Anggota Polsek Kenjeran yang menangkap pocong saat berpatroli di Jl Kejawan Lor, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/7/2011) dinihari.
Pocong jadi-jadian ini diperankan Bahrul Ulum (21), warga Kejawan Lor Gg III, yang bekerja sebagai nelayan.
“Tempat mangkalnya di depan balai RW III, atau persis di bawah gapura RT,” tutur Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, AKP Yudo Hariyono, kala itu.
Yudo menceritakan, akibat aksi Bahrul, banyak warga yang resah dan ketakutan.
Sebab aksi Bahrul sungguh total dan begitu menjiwai ketika menjadi pocong. Selain berpakaian serba putih, Bahrul juga tak lupa mengikat tali pocongannya.
Tak hanya itu, wajah Bahrul juga dilumuri bedak putih dan matanya diwarnai hitam agar serupa dengan pocong.
Tentu saja banyak warga yang melihat Bahrul ini lari terbirit-birit. Apalagi Bahrul beraksi tiap jam 02.00 WIB.
Hasil penelusuran Surya (grup Tribun) kala itu, korban pocong jadi-jadian Bahrul ini mencapai puluhan orang.
Korbannya tak hanya warga di sekitar lokasi, namun juga muda-mudi yang hendak pulang usai berpacaran di kawasan Pantai Kenjeran.
“Pengendara atau warga yang melewati balai RW mengaku sering melihat pocong. Pocong melompat tiga kali lalu diam dan memperlihatkan wajahnya,” tutur Yudo.
Mereka yang jadi korban pun langsung berteriak histeris dan lari terbirit-birit.
Tak jarang, banyak pengendara atau warga yang berjalan terjatuh akibat tak bisa mengendalikan kendaraan. Karena meresahkan itulah, polisi akhirnya turun tangan.
Yudo menuturkan, dia menunggu satu jam untuk memastikan pocong di Jl Kejawan Lor itu palsu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/begal-yang-menyamar-menjadi-pocong_20160907_221110.jpg)