Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Waspada! Modus Baru Kejahatan, Begal Menyamar Jadi Pocong di Jalan

Sebanyak dua foto yang beredar di media sosial Facebook ini, mungkin bisa membuat kita lebih waspada

Tayang:
Editor: muslimah
FACEBOOK.COM/AHONK
Begal diduga menyamar menjadi pocong 

Kebetulan pada malam itu Kanit Reskrim yang satu ini menemani anggotanya berpatroli.

“Saya memastikan apa kakinya menyentuh tanah atau tidak,” tutur Yudo yang kala itu memantau dari kejauhan.

Yudo mulai curiga ketika menyaksikan pocong itu justru duduk jongkok di bawah gapura setelah melompat-lompat. Yudo pun mengeraskan hati dengan berjalan pelan-pelan, mendekati pocong.

“Dan ternyata pocong itu lari ketika akan disergap,” tutur Yudo.

Polisi pun mengejar Bahrul dan mengamankannya ke Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut pengakuan Bahrul, ulahnya itu dilakukan karena iseng. Sebab setiap jam 01.00 WIB, dirinya terbangun untuk bersiap-siap melaut.

“Karena jenuh menunggu berangkat, saya iseng dan jadi pocong,” aku Bahrul di Mapolsek Kenjeran.

Bahrul mengaku, wajahnya dilumuri bedak hingga mengubah kulitnya yang hitam menjadi putih. Selain itu, di sekitar matanya diberi warna hitam yang melingkar.

“Saya pakai arang untuk menghitamkan mata,” ujar Bahrul.

Tak hanya itu, pria bujang ini meminjam mukena milik ibunya agar persis berpakaian ala pocong. Menurut Kapolsek Kenjeran Kompol Syukur, tindakan Bahrul ini sungguh meresahkan warga sekitar.

Sebab warga sekitar lokasi menjadi takut keluar malam dan bekerja. Padahal banyak warga menjadi nelayan dan pedagang yang bekerja sejak subuh.

Syukur menambahkan, polisi awalnya mengira Bahrul menyamarkan aksi kejahatan. Yaitu, berpura-pura menjadi pocong lalu rekan-rekannya yang lain mencuri di rumah-rumah warga.

“Ternyata setelah kami periksa hal itu tak terbukti,” ujar Syukur di Mapolsek.

Akibat perbuatan ini, Bahrul sempat menginap di tahanan selama sehari. “Tersangka kami pulangkan setelah kami data dan periksa,” tutur Syukur.

Lokasi tempat Bahrul menjadi pocong memang dikenal menyeramkan. Sebab tahun 1987, di sekitar lokasi tersebut pernah terjadi pembunuhan seorang wanita.

Hingga kini banyak warga yang masih meyakini adanya hantu wanita itu. Hantu itu berambut panjang sepunggung, bajunya putih dan terlihat darah yang mengucur deras dari dadanya.

Karena itulah banyak warga ketakutan begitu melihat Bahrul berdandan ala pocong (*/tribunsolo/Noorchasanah Anastasia)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved