Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tips Merawat Bagian Tubuh Tersembunyi Tetap Putih, Jangan Sembarang Cabut Bulu Ketiak

Tips Merawat Bagian Tubuh Tersembunyi Tetap Putih, Jangan Sembarang Cabut Bulunya

Tayang:
Penulis: dini | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
Tips Merawat Bagian Tubuh Tersembunyi Tetap Putih, Jangan Sembarang Cabut Bulu Ketiak 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Ketiak putih, bersih dan bebas bulu rambut menjadi kebanggaan bagi kaum wanita, khususnya mereka yang gemar memakai busana tanpa lengan. Itu pula yang diidamkan Marissa Septiana.

Tak heran, sejak SMA, Marissa suka mencukur bulu ketiak menggunakan alat cukur listrik yang biasa dipakai pria mencukur jenggot. Selain gampang dipakai, Marissa menyebut, proses mencukur bulu ketiak juga cepat.

Meski begitu, persoalan baru muncul. Marissa melihat, warna kulit ketiak mulai kehitaman dan tidak rata. Rambut ketiak juga cepat tumbuh. "Baru cukur dua hari, rambut ketiak sudah tumbuh. Memang tidak sampai lebat tapi tajam seperti duri kaktus, jadi risih," ujar mahasiswi Universitas Semarang (USM) ini.

Atas saran teman, gadis 20 tahun ini mengubah cara menghilangkan rambut ketiak lewat mencabut langsung menggunakan pinset, alat cabut yang juga dia gunakan untuk merapikan dan membentuk alis. Namun, cara ini tak bertahan lama. Perempuan yang tinggal di Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, itu merasa pegal dan tak sabar karena mencabuti bulu ketiak harus dilakukan satu per satu. "Saya balik lagi pakai pisau cukur, nggak ribet," bebernya.

Saat memasuki kuliah, wanita kelahiran Surabaya ini mencoba menggunakan wax untuk menghilangkan rambut di ketiak. Awalnya, kulit ketiak memerah namun warna kulit lama-lama normal dan tidak membuat kulit ketiak hitam.

"Saya ikutan teman kos yang memakai wax untuk menghilangkan bulu kaki dan ketiak. Sejak saat itu keterusan sampai sekarang," ungkapnya.

Lain hal dengan mahasiswi Universitas PGRI Semarang, Nurul Hikmah yang memilih mencabut bulu ketiak. Menurut Nurul, lewat cara dicabut, bulu ketiak tumbuh jarang karena terkadang, akar rambut turut tercabut. Hasilnya, bulu yang tumbuh tak lagi lebat. Cara ini juga dirasa lebih sehat.

Nurul tidak ingin mencoba cara lain, termasuk mencukur. Menurutnya, sesuai hadis, mencabut bulu ketiak hukumnya sunah (jika dikerjakan mendapat pahala tapi tidak dikerjakan pun tak apa-apa).
“Dari hadis sih ada lima macam fitrah, yakni khitan atau sunat, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak," ujar wanita yang juga santri di Pondok Pesantren Ad Dainuriyah ini.

MERAWAT KETIAK

Merawat ketiak sama pentingnya dengan merawat bagian lain tubuh. Konsultan Medis Natasya Skin Clinic, dr Visiana Surya berbagi tips terkait langkah tepat merawat ketiak. Di antaranya:

1. Berhati-hatilah saat mencukur bulu ketiak. Jangan sampai menggores kulit sebab dapat membuat kulit stres dan berkeringat. Sebaiknya, cukur bulu ketiak seusai mandi dan gunakan sabun ketimbang krim cukur.

2. Usai mandi, keringkan ketiak lewat cara diangin-anginkan tanpa harus menggosok menggunakan handuk. Anda bisa berbaring dalam posisi telentang dan membuka ketiak, sampai bagian tersebut kering.

3. Setelah kering, pakailah deodoran atau antiperspirant yang mengandung bunga matahari untuk menghindari warna gelap pada ketiak.

4. Bersihkan sisa-sisa deodorant atau bedak yang menempel pada ketiak setiap kali mandi.

5. Jangan memakai pakaian yang terlalu ketat, terutama di bagian ketiak karena akan merangsang keringat keluar. (tribunjateng/dinisuci)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved