Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Lifestyle

Ngumpul Bareng Anabul, Komunitas Anjing Semarang Jadi Tempat Healing Pecinta Hewan

Aktivitas jalan sore bersama anjing peliharaan menjadi rutinitas sejumlah pecinta anjing di Kota Semarang.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
KUMPUL KOMUNITAS - Komunitas Anjing Semarang (KAS) mengadakan pertemuan di kawasan Kota Lama Semarang, Kecamatan Semarang Utara, baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aktivitas jalan sore bersama anjing peliharaan menjadi rutinitas sejumlah pecinta anjing di Kota Semarang. Melalui Komunitas Anjing Semarang (KAS), para pemilik anjing rutin berkumpul untuk mengajak hewan peliharaan mereka beraktivitas di luar rumah sekaligus bersosialisasi.


Ketua Komunitas Anjing Semarang, Endy mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu anjing tetap aktif dan tidak mudah stres karena terlalu lama berada di rumah.


"(Diajak ke luar rumah) Setidaknya sehari sekali lah. Kalau di rumah terus, dia kan butuh aktivitas, ngeluarin tenaga juga," ujar Endy di sela kumpul komunitas di kawasan Kota Lama Semarang, baru-baru ini.


Menurutnya, aktivitas sederhana seperti jalan santai cukup penting untuk membangun kebiasaan baik pada anjing, terutama agar lebih terbiasa bertemu orang maupun anjing lain.


"Kalau anjing itu yang penting dia ada aktivitas keluar rumah. Jadi dia nggak bosan di rumah. Dia punya experience di luar gitu kan? Jadi biar dia enggak introvert gitu loh, enggak kuper," katanya.


Komunitas Anjing Semarang sendiri terbentuk sejak 2017. Awalnya, komunitas ini berasal dari sejumlah penghobi anjing yang rutin melakukan latihan bersama.


"Kalau komunitas anjing Semarang itu sejak 2017. Kita berawal dari teman-teman penghobi yang suka mainan sama anjing, latihan bareng juga, tentang kepatuhan dasar, terus ketangkasan juga. Nah, dari situ kita kumpul-kumpul, bentuk komunitas," jelasnya.


Saat ini, komunitas tersebut memiliki sekitar 150 anggota di grup WhatsApp dengan sekitar 50 hingga 60 anggota aktif. Kegiatan rutin biasanya dilakukan seminggu sekali.


Selain jalan santai, anggota komunitas juga saling berbagi informasi mengenai perawatan anjing hingga cara menangani anjing saat berada di tempat umum.


"Kita sharing cara kita handle anjing, cara kita merawat anjing, cara kita kalau bawa anjing jalan-jalan itu gimana, pakai tali gimana," ujar Endy.


Ia mengatakan, komunitas juga mengingatkan para anggota untuk menjaga kebersihan lingkungan saat membawa anjing ke ruang publik.


"Karena kegiatan kayak gini terutama untuk kebersihan lingkungan kita juga sudah peringatkan, harus bawa kantong plastik poop, buat ambil poop anjing masing-masing," katanya.


Menurutnya, komunitas ini terbuka untuk berbagai jenis anjing atau trah, mulai dari Corgi, German Shepherd, hingga anjing campuran.


"Karena kita all trah nih. Jadi kalau di anjing itu nyebutnya trah, bukan ras," ujarnya.


Menurut Endy, anjing yang rutin diajak bersosialisasi cenderung lebih tenang dan tidak agresif saat bertemu orang lain.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved