Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kedalaman Jalan Penghubung Jabar dengan Jateng yang Ambles Capai 10 Meter

“Untuk Pangandaran sudah ada solusinya dimana arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif,” katanya

Editor: muslimah
ISTIMEWA/Dokumentasi Bidang Humas Polda Jabar
Sejumlah warga menyaksikan amblesnya jalan di jalur penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah di Jalan Brigjen M.Isha, Kota Banjar, Senin (10/10/2016). Akibat debit air Sungai Citanduy yang tinggi, jalan tersebut ambles dan saat ini tidak bisa dilalui kendaraan. 

"Untuk arus lalulintas dari arah Jawa Barat menuju Jawa tengah dialihkan ke jalur Alun-alun Kota Banjar dan Jalur Cimaragas menuju Tasikmalaya," katanya.

Selain amblasnya jalur penghubung Jabar dan Jateng, jembatan perbatasan di Desa Putrapinggan dan Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran pun mengalami amblas.

"Jembatan itu mengalami amblas pada bagian tengahnya akibat terkikis debit air yang tinggi," katanya.

Akibat amblas, jembatan itu pun saat ini tidak dapat dilalui kendaraan. Pihaknya pun mengalihkan kendaraan baik menuju Kabupaten Pangandaran atau sebaliknya.

"Dialihkan melalui jalur alternatif Parigi, Pangleseran atau Langkaplancar, Banjarsari," katanya.

Pengalihan arus

 Akibat terputusnya Jalan Brigjen M Isha di Kota Banjar, kendaraan yang akan melintasi jalan penghubung itu dialihkan ke jalur alternatif.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, kendaraan yang akan ke Jateng menuju Jabar bisa melalui jalur Lancar/Selasari/Kalijati.

Sedangkan dari Jabar ke Jateng, kata dia, bisa melalui Tasikmalaya-Cimerak-Sindangsari/ Legok/Cikalong/Cikatomas.

"Untuk Ke Bandung bisa melalui Garut/Cianjur/Sukabumi bisa lewat Cimerak/Cikalong/Pameungpeuk, dan seterusnya," kata Yusri kepada Tribun melalui pesan singkat, Senin (10/10/2016).

Sedangkan akibat amblesnya Jembatan Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Yusri mengatakan, arus lalu lintas juga dialihkan.

Sebab jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Ciamis itu tidak bisa dilalui kendaraan dan mengakibatkan kemacetan hingga subuh tadi.

"Kami mengalihkan kendaraan yang akan menuju ke Banjarmelalui jalur Pangandaran-Cimerak hingga ke Tasikmalaya," kata Yusri.

Kapolres Ciamis, AKBP Didi Hayamansyah, mengatakan, pihaknya memasang garis polisi di Jembatan Putrapinggan semalam. Hal itu dilakukan agar tidak ada kendaraan yang melintas.

"Kedalaman jembatan yang ambles mencapai 1 meter dengan lebar 8 meter dua arah ambles," ujar Didi melalui sambungan telepon, Senin (10/10/2016).

Pengalihan, kata Didi, juga dilakukan ke kawasan Langkaplancar. Jalur tu merupakan jalur alternatif Banjar-Pangandaran atau Pangandaran - Banjar. Namun pengguna jalan diharapkan bersabar lantaran diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan.

"Untuk yang mau ke Pangandaran melalui Tasikmalaya juga bisa, bisa lewat ke Cimerak," kata Didi singkat.(kompas.com/tribunjabar)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved