Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Keteguhan Hasmi: Komikus yang Setia Pakai Pensil, Kuas, Tinta, dan Kertas Gambar

Bikin dengan pensil dulu, belum berani sket mentah, ketika itu ditinta jadi tinggal menebalkan

Tayang:
Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JOGJA/RENDIKA F
Hasmi sedang menggambar di meja kerjanya di rumah kecil di gang buntu di Kampung Karangwaru Lor, Yogyakarta 

 TRIBUNJATENG.COM, YOGYA - Dunia komik Indonesia berduka atas meninggalnya Hasmi.

Kreasinya, Gundala Putra Petir, adalah karya legendaris dalam khazanah cerita bergambar (cergam) nasional.

Berikut ini kami sajikan hasil liputan Tribunjogja.com mengenai Hasmi, beberapa waktu lalu:

Arus globalisasi yang kian deras membuat modernisasi di semua aspek kehidupan, termasuk aspek seni dan budaya.

Sekarang ini, menggambar tak perlu kuas dan kanvas, komputer telah menggantikan semuanya.

Berbagai bidang seni lukis dan gambar, mulai beralatkan komputer karena dinilai lebih cepat dan mudah dipakai.

Baca: Hasmi Kreator Gundala Putra Petir Meninggal di Bethesda Yogyakarta

Komik-komik lokal tradisional khas Indonesia kian memudar digerus komik-komik modern dengan gambar yang ciamik balutan grafis komputer.

Komikus pun mulai meninggalkan pensil kuas dan kertas gambar manual, lebih memilih menggunakan peranti lunak untuk menggambar komik.

Tetapi tak semuanya terhanyut modernisasi, beberapa komikus masih setia dengan pensil, kuas, tinta dan kertas gambarnya. Salah satunya adalah Hasmi.

Di rumah kecilnya di ujung gang buntu di pojok kampung Karangwaru di kota Yogya, Hasmi menelurkan karya-karya komiknya.

Gundala, Sang Putra Petir, menjadi karya komiknya yang paling mendapat animo dari masyarakat pecinta komik.

Lelaki berusia 69 tahun ini bertempat tinggal di rumah kecil itu bersama istrinya, Mujiyati dan kedua anaknya, Sekar Dewangga (12) dan Ainun Anggita Mukti (6).

Kondisi rumah sangat sederhana, tak ada halaman rumah. Hanya jalan kecil yang dipisahkan tembok-tembok bangunan.

Di meja kecil di pojok ruangnya, Hasmi telah menggambar beratus-ratus strip komik yang termuat di banyak surat kabar nasional dan majalah-majalah.

Dengan penerangan seadanya, berbekal pensil gambarnya, kuas, tinta dan kertas gambar, Hasmi menggambar komik-komiknya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved