Petugas Gerebek Tempat Karaoke, Begini Sikap Pemandu Lagu dan Pengunjung
Petugas menutup sementara tempat tersebut karena belum membayar pajak hiburan sejak April 2015.
Penulis: galih permadi | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Petugas Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang menggelar operasi yustisi pajak hiburan, Selasa (29/11/2016) malam.
Tim gabungan itu menyasar Marina Beach Karaoke and Lounge, Jalan Raya Marina.
Baca: MENGERIKAN! Pria Ini Terlempar 5 Meter Setelah Ditabrak Pick Up Saat Bayar Mie Kwetiau
Petugas kemudian menutup sementara tempat hiburan tersebut karena belum membayar pajak hiburan sejak April 2015.
Para pengunjung dan pemandu lagu yang sedang berkaraoke pun membubarkan diri.
Tak sedikit yang terlihat malu menutup mukanya.
"Aku isin mlebu tv (saya malu masuk televisi)," ujar seorang pemandu lagu melihat kedatangan sejumlah awak media.
Baca: CATAT! Khusus Hari Ini Penerbangan Sriwijaya Semarang - Surabaya Hanya Rp 266 Ribu
Pingsan
Sementara itu di Poliwali, seorang gadis belia, NR (18) pingsan diduga karena panik dan kaget saat terjaring razia penyakit masyarakat yang digelar Satuan Unit Reskrim Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa malam (29/11/2016).
Berdasarkan pantauan Kompas.com, gadis remaja yang diamankan bersama pasangannya oleh polisi dari sebuah hotel ini tak sadarkan diri saat berada di kamar mandi Mapolres Polewali Mandar.
Sebelumnya, NR tampak gemetar dan ketakutan saat gadis ini didatangi petugas di kamar sebuah hotel di Polman.
Baca: Mahasiswi Cantik Ini Rela Banting Tulang Demi Biayai Kuliah, Jadi Kuli Sampai Sopir Angkot
Dalam razia itu, polisi mengamankan enam pasangan bukan suami istri dari sejumlah hotel dan penginapan di Kecamatan Polewali.
Selain NR dan pasangannya, polisi juga mengamankan ibu muda berstatus janda yang membawa serta bayinya di hotel bersama seorang pria yang bukan suaminya.
Baca: ASTAGA, Guru Selingkuhi Istri Polisi, Kepergok Sang Suami yang Bersenjata
Polisi juga mengamankan seorang pria pegawai negeri sipil (PNS) bersama wanita yang diakui sebagai istrinya. Namun pria yang bertugas di Imigrasi Kabupaten Mamasa ini tak mampu menunjukkan identitas resmi sebagai pasangan suami istri yang sah.
Seluruh pasangan yang terjaring razia diwajibkan menandatangani surat perjanjian untuk tidak melakukan hal serupa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/marina-beach-karaoke_20161129_213520.jpg)