Unjuk Rasa

Panglima TNI Bantah Ada Penyusup di Aksi Super Damai 212

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melalui akun twitter @Puspen_TNI mengklarifikasi adanya isu penyusup yang disinyalir pendukung Ahok

Panglima TNI Bantah Ada Penyusup di Aksi Super Damai 212
tribunjateng/dok
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Kristiyawanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melalui akun twitter @Puspen_TNI mengklarifikasi adanya isu penyusup yang disinyalir pendukung Ahok di aksi super damai Jumat, (2/12/2016) lalu.

Sebelumnya media sosial ramai membincangkan perkembangan isu, tentang adanya penyusup yang akan melakukan pembunuhan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Habib Rizieq.

Dalam kicauan @Puspen_TNI Minggu, (4/12/2016) pukul 18.16 WIB lalu, yang berisi tentang,"Flash News: tentang isu yang berkembang di luar mengenai penyusup yang dibayar untuk membunuh Presiden RI dan Habib Rizieq tidaklah benar a.k.a HOAX" diakses Selasa (6/12/2016).

Selain tulisan tersebut, kicauan ini disisipi oleh capture foto Panglima TNI dan disampingnya tertulis pernyataannya.

Dalam pernyataanya tersebut Panglima TNI ini mengaku ikut serta dalam rombongan presiden untuk menghadiri acara tersebut. Saat itu Jumat, (2/12/2016) ia berada di belakang Presiden RI. Ia memastikan tidak ada anggota Pasukan Keamanan Kepresidenan yang menangkap oknum yang ditengarai merupakan pendukung Ahoker dan diduga akan membunuh Presiden RI dan Habib Rizieq.

Dalam pernyataannya, Panglima TNI juga menghimbau kepada masyarakat Indonesia di manapun berada, agar lebih waspada dan selektif lagi dalam memilah dan memilih berita ataupun informasi.

Akun twitter @Puspen_TNI adalah akun resmi yang dikelola langsung oleh Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (TNI). (*)

Penulis: kristiyawanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved