Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kasus Pembunuhan

Pembunuhan Pulomas: Mengenal Hipoksia, Meninggal Karena Kekurangan Oksigen

Enam orang tewas sementara empat orang lainnya ditemukan dalam kondisi kritis di sebuah rumah di Pulomas Utara, Jakarta Timur (27/12/2016).

Tayang:
INSTAGRAM
Sosok-sosok korban pembunuhan sadis Pulomas semasa hidup meninggalkan dukacita mendalam bagi rekan, saudara dan kerabat. Ucapan belasungkawa netizen banjiri akun Instagram seorang korban, Selasa (27/12/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Enam orang tewas sementara empat orang lainnya ditemukan dalam kondisi kritis di sebuah rumah di Pulomas Utara, Jakarta Timur (27/12/2016).

Dugaan sementara mereka merupakan koban perampokan dan mengalami kekurangan oksigen setelah disekap di dalam kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter selama lebih dari 12 jam.

Lalu, bagaimana bisa seseorang meninggal dunia akibat kehabisan oksigen?

Berikut ini penjelasan kondisi yang dikenal sebagai hipoksia tersebut, seperit dikutip dari webmd.com.

Hipoksia, atau hipoksemia, adalah kondisi saat tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.

Tanpa oksigen, otak, hati, dan organ lainnya dapat rusak hanya dalam beberapa menit.

Hipoksemia (oksigen rendah dalam darah Anda) dapat menyebabkan hipoksia (oksigen rendah dalam jaringan Anda) ketika darah Anda tidak membawa cukup oksigen ke jaringan tubuh untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda.

Kata hipoksia kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan kedua masalah.

Gejala

Meskipun mereka dapat bervariasi dari orang ke orang, gejala hipoksia yang paling umum adalah:

* Perubahan warna kulit, mulai dari biru ke merah ceri

* Kebingungan

* Batuk

* Denyut jantung cepat

* Bernapas dengan cepat

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved