Kasus Pembunuhan
"Papa Jangan Tinggalin Aku," Kata Zanet Seraya Menangis
Pukul 10.55 tiga mobil ambulance yang membawa jenazah tiba di TPU, di Blok khusus AA1 Blad 12.
Sering kali gerak bibirnya mengucapkan kata-kata papa sambil deraian air mata yang membasahi pipinya.
Mantan istri dari Dodi Triono, yakni, Sri Dewi dan, Almyanda Saphirra menghadiri pemakaman Dodi dan kedua anaknya, Diona Arika Andra (putri Dodi), serta Dianita Gemma (putri Dodi) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Keduanya nampak menghadiri pemakaman dengan menggunakan pakaian serba hitam serta kerudung hitam.
Mereka pun nampak menggunakan kacamata hitam. Tapi, tak nampak kehadiran dari istri ketiga Dodi dalam pemakaman itu.
Zanet akhirnya tersenyum
Seusai proses pemakaman, Zanet yang menggunakan pakaian berwarna merah jambu langsung dievakuasi dari lokasi pemakaman untuk segera menuju kembali ke Rumah Sakit (RS) karena masih harus mendapatkan perawatan menggunakan ambulance.
"Sudah yah mas (wartawan) jangan diambil lagi foto (Anet) kasihan," teriak seorang pria yang membawa Anet masuk ke dalam mobil.
Namun, teman-teman sekolah Zanet yang juga tuna wicara memberikan isyarat agar Zanet bisa tetap bersemangat dan tabah.
Melihat dukungan dari teman-temannya, Anet pun merasa bahagia dan akhirnya dia bisa tersenyum.
"Akhirnya Anet bisa tersenyum juga yah," celetuk ibu-ibu yang menggunakan jilbab berwarna hitam itu.
Pemakaman Keluarga
Lokasi pemakamanan tiga orang jenazah yang menjadi korban pembunuhan di sebuahb perumahan elite Jalan Pulomas Utara No.7A Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016) berdekatan dengan makam orang tua dari almarhum Dodi.
Sehingga pemakaman TPU Tanah Kusir lah yang digunakan untuk menyemanyamkan tiga jenazah tersebut.
"Pesannya dari pukul tujuh malam sampai pukul dua belas malam mereka nunggu. Karena lokasinya dekat dengan orang tua pak Dodi," kata seorang penjaga makam yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi sebelah utara makam terdapat Kali Pesanggrahan yang besar. Ketiganya dimakamkan secara khimah dan pelayat secara bergantian memberikan tabur bunga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/zanet_20161228_153321.jpg)