Breaking News:

Wisata Malam

Kafe Ini Suguhkan Angkringan dengan Konsep Modern, Orak-Arik Pedanya Juara Pedasnya

Du Cafe yang berlokasi di Jalan Durian Banyumanik membawa menu angkringan yang umumnya ditemukan di pinggir jalan ke dalam konsep kafe modern

Editor: muslimah
Tribun Jateng/Shela Kusumaningtyas
Aneka nasi kucing yang dibungkus kertas koran menjadi hidangan wajib ketika memilih menu angkringan di Du Cafe, Semarang 

TRIBUNJATENG.COM - Du Cafe yang berlokasi di Jalan Durian Banyumanik membawa menu angkringan yang umumnya ditemukan di pinggir jalan ke dalam konsep kafe modern.

Kafe yang namanya diambil dari singkatan nama jalan ini menghadirkan menu angkringan mulai dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Vincentius Andhika selaku owner representative menyebut, menu angkringan yang disajikan di kafe ini sebagai bentuk mengangkat kuliner Indonesia.

“Kalau di sini, suasana angkringan murahnya dapat, makan banyak dapat. Nongkrong lama-lama juga bisa. Apalagi budaya nongkrong masyarakat tinggi,” ujar Vincent.

nasi kucing

Nasi bakar dan nasi kucingan yang terbungkus kertas minyak dan koran ditaruh di tampah dari anyaman bambu. Pengunjung tinggal mengantri untuk mengambil menggunakan capitan besi. Lauk seperti gorengan dan aneka sate turut disertakan sebagai pelengkap.

Harga untuk nasi yakni tiga ribu rupiah. Sedangkan aneka goreng bisa dinikmati dengan merogoh kocek antara Rp 1.500 hingga Rp 2.500.

Macam-macam sate dipatok harga tiga ribu rupiah. Sebagai teman hidangan nasi angkringan, pengunjung dapat memesan beragam wedangan, seperti wedang uwuh dan wedang jahe.

Piring yang dipakai adalah piring alumunium bercorak bunga, mengingatkan pada piring yang biasanya ada di dapur rumah nenek.

Pengunjung mengambil sendiri menu angkringan yang ingin dipesan.
Pengunjung mengambil sendiri menu angkringan yang ingin dipesan.

Aneka nasi yang bisa dipilih pengunjung misalnya, nasi kerang, orak-arik peda, ati ayam, teri, cumi-cumi, dan ayam bumbu bali.

Nasi bakar ayam jamur juga dihidangkan mengunakan daun pisang, sehingga masih terlihat kehitama sisa pembakaran. 

“Menu fenomenal yang kerap diambil pembeli adalah orak-arik peda. Luar biasa pedas, favorit pokoknya,” ucap pria berkacamata ini.

Aneka nasi kucing yang dibungkus kertas koran
Aneka nasi kucing yang dibungkus kertas koran menjadi hidangan wajib ketika memilih menu angkringan di Du Cafe, Semarang

Sembari menikmati menu angkringan, pengunjung akan ditemani mobil-mobil antik yang terparkir di sebelah kiri pintu masuk. Pengunjung bebas memilih ingin duduk di mana. Terdapat tiga tema tempat duduk yang bisa dijajal, yakni tema American, England, dan peranakan.

Gaya retro juga diusung kafe yang baru beroperasi pada Juni 2016 ini. Terlihat dari instalasi lampu yang dipasang serta tempelan dinding yang digantungkan. (Shela Kusumaningtyas/magang tribunjateng)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved