Ngeri! Bongkahan Batu Berdiameter Satu Meter Terjang Bangunan SMPN 3 Banyubiru Kab Semarang
Kepala SMP Negeri 3 Banyubiru, Purnomo mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, jam belajar mengajar sudah usai
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Longsoran material tanah bercampur bongkahan batu berdiameter sekitar satu meter memporak-porandakan atap mushola Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (18/1/2017) petang.
Kepala SMP Negeri 3 Banyubiru, Purnomo mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, jam belajar mengajar sudah usai.
"Para siswa sudah pulang sekitar pukul 13.00 WIB. Saya dapat informasi musibah ini usai asar," terangnya saat ditemui Tribunjateng.com, Kamis (19/1/2017).
Informasi yang diterimanya, ada bebatuan besar menimpa atap pojok bangunan mushola. Selain itu, berbeda lokasi, atap ruang gudang juga terimbas longsoran batu. Tembok ruang OSIS pun jebol.
Purnomo menuturkan penyebab rusaknya bangunan sekolah adalah longsoran batu.
Pengamatannya, bebatuan itu berasal dari tebing setinggi 200 meter di sekitar sekolah.
"Itu (longsoran batu) berasal dari bekas titik longsor sebelumnya (April 2015--Red). Masih kelihatan ada batu yang nggandul. Kemungkinan ya batu yang nggandul itu yang terjatuh menimpa sekolah ini kemarin," paparnya.
Purnomo menyebut kejadian ini sudah kali ketiga. Awalnya, longsoran bebatuan terjadi bulan Maret 2015. Sebulan setelahnya, yakni April 2015, luncuran batu-batu besar dari tebing untuk kali kedua.
"Kalau usulan memindahkan sekolah, dulu sudah digagas oleh petinggi-petinggi. Mau direlokasi dan masih dalam tahap pembebasan lahan. Sampai sekarang kami belum dapat kejelasan lagi," kata Purnomo.
Sebagai antisipasi longsor berikutnya, Purnomo berencana meninggikan bronjong batu, yang didirikan di sekeliling bangunan sekolah. Keberadaan bronjong batu itu ditujukan melindungi sekolah dari terjangan longsor batu tebing.
Ditambahkannya, pendirian bronjong batu itu sejak bulan April 2015 lalu. Panjang bronjong pelindung sekolah sekitar 200 meter.
"Paling tidak ditinggikan sekitar dua meter lagi lah. Tinggi bronjong batu saat ini sekitar dua meter," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/smp-negeri-3-banyubiru-kabupaten-semarang-kamis-1912017_20170119_141059.jpg)