Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bank Jateng Fasilitasi Permodalan Pedagang Pasar Pagi Purwodadi

"Jika selama ini mereka mengambil pinjaman dari non-bank, maka bisa beralih ke Mitra Jateng dengan bunga rendah yaitu 7 persen," kata Rahadi.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/M Zaenal Arifin
Pasar Pagi Purwodadi 

 Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Untuk memberikan bantuan permodalan kepada 901 pedagang di Pasar Pagi Purwodadi, Bank Jateng menyalurkan kredit mitra jateng 25 (KMJ-25). Penyaluran dilakukan secara simbolis kepada perwakilan pedagang saat peresmian Pasar Pagi Purwodadi, Sabtu (4/2/2017).

Dalam peresmian pasar oleh Bupati Grobogan, Sri Sumarni, yang dihadiri jajaran Forkopinda Kabupaten Grobogan dan jajaran Bank Jateng tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Pimpinan Bank Jateng Cabang Purwodadi, Siti Ulfa, dengan Kepala Disperindag Grobogan, Wuryanto.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Rahadi Widayanto mengatakan, penyaluran KMJ-25 dimaksudkan untuk menghindarkan para pedagang pasar Pagi Purwodadi dari praktik rentenir.

"Jika selama ini mereka mengambil pinjaman dari non-bank, maka bisa beralih ke Mitra Jateng dengan bunga rendah yaitu 7 persen," kata Rahadi.

Selain penyaluran KMJ-25, juga diserahkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 266 juta. Dana CSR tersebut diperuntukan bagi rehab 38 rumah tidak layak huni (RTLH) di Grobogan.

Pimpinan Cabang Bank Jateng Purwodadi, Siti Ulfa menuturkan, Pemkab Grobogan sebagai pemegang saham Bank Jateng telah mendapatkan banyak bantuan CSR Bank Jateng.

Lebih dari Rp 4,5 miliar bantuan CSR Bank Jateng mengalir untuk masyarakat Grobogan, baik di sektor pertanian berupa lebih dari 900 sumur pantek, sektor pendidikan, sektor usaha produktif dan untukk kegiatan sosial lainnya.

"Untuk bantuan RTLH kali ini diberikan kepada warga di Desa Genggangtani, Desa Penadaran, Desa Putat dan para veteran Kodim," paparnya.

Terkait penyaluran KMJ-25, Ulfa menambahkan, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada para pedagang. Disamping itu, diketahui beberapa pedagang sebelumnya juga sudah menjadi nasabah KMJ-25.

"Untuk pedagang ini kami berikan kemudahan hanya memberikan surat keterangan usaha dari Kelurahan atau UPTD Pasar bahwa dia pedagang di sini (Pasar Pagi)," tambahnya.

Ulfa mengaku siap membackup permodalan seluruh pedagang. Ditargetkan, dari 901 pedagang yang merupakan relokasi dari pedagang sayur dan makanan di Koplak Dokar, Jalan Banyuono, dan Jalan Ahmad Yani, bisa tercover KMJ-25 pada 2017 ini.

"Secara keseluruhan, kami telah menyalurkan lebih dari Rp 3 miliar kredit mitra jateng 25 di seluruh Grobogan dengan total 500 nasabah. Tentunya jumlah ini semakin kami tingkatkan ke depannya," jelas Ulfa.

Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengungkapkan, Pasar Pagi Purwodadi yang terletak di Jalan Gajah Mada, dibangun dengan anggaran sebesar Rp 10,8 miliar pada 2016. Pasar yang dibangun di atas lahan seluas 8937 meter persegi dan bersebelahan dengan Pasar Agro Holtikultura ini menampung 901 pedagang.

Pasar ini merupakan pasar tradisional dengan konsep modern yang dilengkapi akses jalan dan parkir luas. Kemudian dilengkapi fasilitas yang memadai seperti MCK, mushala, memiliki instalasi pengolahan limbah (Ipal) dan tempat pembuangan sampah (TPS).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved