Calon Pengantin Dikawal dan Dipayungi Peserta Aksi Damai 112 Sampai Katedral
Calon Pengantin Dikawal dan Dipayungi Peserta Aksi Damai 112 Sampai Katedral. "Kami merasa tersanjung karena mereka membantu dan inilah toleransi"
"Jangan mau umat Islam dibenturkan dengan pemerintah. Koq ini ada yang mau panas-panasin umat Islam dengan pemerintah terus," ujar Bachtiar Nasir saat memberikan tausyiah kepada peserta aksi 112 di Masjid Istiqlal, kemarin.
Dirinya mengatakan bahwa umat Islam pasti akan kalah jika dibenturkan dengan pemerintah. Bachtiar Nasir meminta umat Islam untuk sabar menghadapi provokasi yang diarahkan kepada umat Islam.
"Untuk sabar memang berat diterima. Tapi kita damai aksi kita simpati. Siap bersatu akhlakul karimah," seru Bachtiar.
Bachtiar Nasir menekankan bahwa persatuan umat penting agar NKRI tidak terpecah. "Mau kita terpecah seperti negara Arab, seperti Suriah, Mesir," ujar Bachtiar Nasir.
Di Lapangan Monas, yang tak jauh dari pelaksanaan aksi 112, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengingatkan agar jangan ada kelompok yang berupaya mengacaukan Jakarta terkait penyelenggaraan pilkada.
Ia memastikan akan ada penindakan jika itu terjadi. Hal ini disampaikan M Iriawan saat memberi pengarahan dalam Apel Kesiapsiagaan Pilkada DKI Jakarta kemarin.
Dalam pengarahannya Iriawan menyampaikan, bahwa Jakarta sebagai ibukota merupakan barometer negara Indonesia. Ia berharap proses pesta demokrasi lima tahunan di ibukota berlangsung aman dan tertib. Ia tidak ada ingin ada kekacauan.
"Jangan coba-coba membuat kekacauan di Jakarta. Yang melakukan itu akan berhadapan dengan kita semua," kata Iriawan di hadapan 3.500 anggota Polri, TNI dan Satpol PP peserta apel.
Iriawan menegaskan, seluruh anggota Polri dan TNI berkomitmen untuk netral dalam pilkada. Ia mengingatkan agar netralitas tersebut tetap dijaga.
"Ada segelintir manusia yang menganggap kita tidak netral. Nggak usah didengar itu. Bagaimana mungkin kita tidak netral," ujarnya.
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, dalam pengarahan ke peserta apel juga menyampaikan komitmen TNI untuk membantu kepolisian untuk mengamankan Pilkada Serentak 2017.
Selain menurunkan 5 ribu anggota Kodam Jaya untuk membantu pengamanan dari kepolisian, Teddy juga menegaskan komitmen TNI untuk netral dalam pesta demokrasi ini. "Jangan sampai ada anggota TNI Polri yang bertindak tidak netral," ujarnya. Apel pasukan pengamanan pilkada di Monas ini berlangsung di bawah guyuran hujan. (tribun/fah/coz/ther/zal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rombongan-mobil-pengantin-mendapat-pengawalan-dari-peserta-aksi-112-ok_20170212_083050.jpg)