Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Smart Women

Manda di Antara Bunga dan Balon

Berawal dari hobi, Nirmala Mandasari memprakarsai sebuah usaha yang menggabungkan hobi dan kesukaannya

Penulis: amanda rizqyana | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Amanda Rizqiana

TRIBUNJATENG.COM - Berawal dari hobi, Nirmala Mandasari memprakarsai sebuah usaha yang menggabungkan hobi dan kesukaannya.

Gadis yang akrab dipanggil Manda menikmati aktivitas memberikan kejutan dan merangkai bunga. Dari hobi tersebut, ia mulai mengumpulkan kawan yang juga menyukai desain dan hobi sejenis

“Dari situlah kemudian muncul gagasan untuk menciptakan party planner,” kisah gadis kelahiran Kendal, 20 Juli 1995 pada Kamis (10/02) malam di Kafe Antara Kata.

Usaha yang dikonsep sejak Maret 2013 ini akhirnya dapat diwujudkan pada Mei 2013. Ia bersama lima kawannya, yaitu: Ocha, Anis, Mala, Ratih, dan Putri mulai mengonsep dan membagi tugas mengelola usaha bersama tersebut.

Konsumen awalnya merupakan kawan-kawan sendiri semasa kuliah di Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro Semarang. Usahanya tersebut bernama Happy Planner.

Memanfaatkan sosial media dan tren di kalangan anak muda, penyuka warna marun ini memperoleh permintaan mengelola sebuah perayaan dari para pengguna Instagram.

Memasuki tahun keempat usahanya, gadis berkerudung ini bercerita mengenai tema dan tren pemberian kejutan.

Pada awal merintis usaha, kebanyakan konsumen menginginkan tema-tema dekorasi seperti Shabby Chic, Vintage, Rockabilly, hingga Rustic. Namun, berkembangnya waktu, kini konsumen lebih memilih tema berkaitan dengan warna.

“Mereka langsung request warna apa untuk balon, bunga, dan dekorasi lainnya. Jadi untuk tren saat ini, lebih pada pemilihan warna,” ungkap gadis yang juga memiliki usaha toko bunga.

Mengenai venue yang dipilih oleh konsumen, biasanya berdasarkan pilihan konsumen berupa kafe, restoran, bistro, hingga hotel. Ia memiliki sejumlah rekanan yang siap untuk menghadirkan lokasi sesuai harapan konsumen.

“Untuk konsumen yang menginginkan dinner, biasanya minta tempat yang memiliki pemandangan luar ruangan yang romantis,” ujar penggemar es susu cokelat.

Kesibukannya kini tak hanya mengurus toko bunga, Happy Planner, ia pun kini tengah bekerja sebagai Center Leader Cimory.

Meski memiliki beragam aktivitas, masing-masing kegiatannya dapat berjalan dengan baik. Ia pun memperoleh dukungan dari keluarga dan kawannya sejak awal mengerjakan proyek tersebut. Ketika masih kuliah, ia mengelola usahanya secara total.

“75% untuk mengurus Happy Planner. Kini karena bekerja, menjadi 50%,” ungkap pengagum novelis Seno Gumira Ajidharma.

Happy Planner tak sekadar sebuah usaha yang mengejar target material, namun merupakan usaha yang ia kelola sebagai hiburan yang menyegarkan dirinya. Ia pun merasa ikut bahagia ketika pelanggan yang memercayakan momen bahagia mereka padanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved