Smart Women
Manda di Antara Bunga dan Balon
Berawal dari hobi, Nirmala Mandasari memprakarsai sebuah usaha yang menggabungkan hobi dan kesukaannya
Penulis: amanda rizqyana | Editor: muslimah
Di antara bunga dan balon, Happy Planner kini mampu mengelola acara kejutan, pesta, makan malam, bridal shower, baby shower, sweet seventeen, perayaan hari jadi, dan pesta ulang tahun.
Meskipun ada pula kerepotan yang harus ia hadapi saat konsumen mendadak menghubunginya. Meskipun sistem pemesanan ialah membayar lunas di muka, namun ia tak ingin sembarangan dalam menyetujui sebuah pesanan.
“Kami sudah menetapkan standar maksimal H-5. Namun calon pelanggan kerap memesan mendadak. Menghubungi pagi hari untuk acara petang hari,” keluh puteri dari Hari Prabowo dan Nurul Kiswah.
Kejadian semacam itu tak hanya dialami sekali. Untuk konsumen yang meminta secara mendadak, ia menolak karena untuk mengonsep sebuah acara bukanlah perkara yang mudah dan juga ia tak ingin mengecewakan konsumen.
Ia benar-benar mempersiapkan momen yang akan dikenang oleh konsumen seumur hidup mereka. Mulai dari bunga, balon, tema, desain quote, desain backdrop, hingga place mat membutuhkan persiapan yang matang.
Properti seperti photobooth props, property dekorasi, dan hal-hal kecil lainnya tidak dapat dikemas dalam waktu singkat. Belum lagi memikirkan konsep dan menuruti permintaan konsumen. Hal-hal tersebut tidak dapat disajikan secara instan.
Apalagi ia juga harus meyakinkan bahwa konsep dan dekorasi yang telah dipesan konsumen dapat sampai pada konsumen secara tepat.
“Soalnya beberapa kali saya mendekorasi di kafe atau restoran, justru dipakai oleh pengunjung untuk berfoto,” aku bungsu dari tiga bersaudara.
Hal tersebut merugikan konsumennya karena konsep yang telah dibayar oleh konsumen justru dimanfaatkan orang lain. Konsumen pasti akan kecewa karena ide dan biaya yang dikeluarkan justru dinikmati orang lain.
Untuk menghindari hal tersebut, ia dan tim tetap bertahan di venue hingga konsumen datang meskipun ia sendiri tidak berkontak langsung dengan konsumen.
Berbicara mengenai konsumen, ia juga memiliki sejumlah pengalaman yang membekas di kepalanya.
Satu di antaranya ketika ia mendapat pesanan dari konsumen yang ingin merayakan dua tahun hari jadi mereka. S
etelah konsep dan persiapan selesai, bahkan saat itu ia dan tim tengah mendekor, ia justru mendengar kabar bahwa pasangan tersebut putus.
Berada di momen canggung, ia putuskan untuk tetap melanjutkan dekorasi sesuai kewajibannya. Hingga waktu menjelang usai, pasangan tersebut tidak menunjukkan itikad untuk berbaikan, ia dan tim memutuskan pulang.
Dua hari kemudian, ia mendapat telepon bahwa pasangan tersebut telah baikan dan memintanya mendekorasi ulang perayaan hari jadi mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/smartwomen_20170212_102036.jpg)