Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Beli Sepatu

Model atau bentuk, menjadi pertimbangan utama Edi Susanto (18) saat membeli sepatu.

Tayang:
Penulis: faisal affan | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/M SOFRI KURNIAWAN
Model atau bentuk, menjadi pertimbangan utama dalam membeli sepatu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Model atau bentuk, menjadi pertimbangan utama Edi Susanto (18) saat membeli sepatu. Remaja asal Kendal ini memilih sepatu berpenampilan sederhana yang justru dapat mendongkrak rasa percaya diri.

"Enggak pernah pilih sepatu yang macem-macem, yang penting cocok dan modelnya aku sukai, baru aku beli. Biasanya, sepatu model old skool (sepatu yang memiliki tampilan garis putih di sisinya)," terangnya.

Selain model old skool, Edi juga memiliki sepatu model skate dan sport. "Kalau yang model skate aku pakainya (merek) Vans. Tapi, kalau jenis sport, pakai Adidas," tambahnya.

Edi mengakui, sepatu yang disuka biasanya dibanderol mahal. Meski begitu, dia tak terlalu ngoyo membeli orisinal. Dia realistis terhadap budget yang dimiliki. "Kalau ada uang lebih, pasti beli orisinal karena pasti awet dan bangga saat memakai. Tapi, kalau pas butuh sepatu dan budget pas-pasan, beli yang tiruan juga tak masalah. Wong saat dipakai, tampilannya juga sama dengan yang orisinal," ucapnya.

Senada diungkapkan Ervin Nurul Safitri (22). Perawat di RSUD Ungaran ini tak terlalu memburu sepatu orisinal. "Toh secara tampilan, orisinal atau tiruan, sama saja. Yang membedakan palingan saat dikenakan. Pasinya, yang orisinal lebih nyaman," ungkapnya.

Tak heran, Ervin tak menyiapkan budget khusus untuk membeli sepatu. Bahkan, dia mengaku, sepatu termahal yang dimiliki hanya seharga Rp 200 ribu.

Terkait model, Ervin menyukai loafer. Jenis flat shoes (sepatu berhak datar) ini paling sering dipakai saat berkegiatan. Menurutnya, sepatu tipe slip on ini nyaman dan cocok di segala suasana. "Gaya fashion saya juga lebih cocok kalau sepatu yang dipakai model loafer. Tak hanya saat jalan-jalan, saat kerja, bahkan ke kondangan, saya sering pakai model loafer," ungkapnya.

Bagi Ervin, tampilan sepatu menjadi daya tarik saat membeli. Itu sebabnya, dia sering membeli sepatu secara online dan tidak perlu datang untuk mencoba ke toko sepatu. Selain praktis, dia menyebut, harga sepatu yang dijual di dunia maya lebih murah dibanding di toko fisik. "Kalau ukurannya tidak sesuai, juga bisa diretur. Jadi, beli lewat online lebih praktis," ujarnya. (tribunjateng/afn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved