Atasi Kebocoran di Atap Pasar Peterongan, Dinas Perdagangan Berencana Buat Bendung Keliling
Tambahan bendungan tersebut perlu kajian dan evaluasi agar tidak merusak bangunan cagar budaya.
Penulis: galih permadi | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perdagangan Kota Semarang segera mengkaji kebocoran atap di Pasar Peterongan.
Kabid Pengembangan Sarana dan Prasarana Perdagangan, Nurkholis, berencana membuat bendungan setinggi 10 centimeter di atap.
"Kondisi desain sedikit berbeda dari yang lama. Jadi kami berencana membuat bendungan keliling setinggi 8-10 centimeter agar air tidak terjun ke bawah. Kalau rongga di sela-sela ditutup bisa menganggu suhu di dalam pasar," ujar Nurkholis, Selasa (14/3/2017).
Namun, tambahan bendungan tersebut perlu kajian dan evaluasi agar tidak merusak bangunan cagar budaya.
"Kalau dibutuhkan pekerjaan fisik dan teknik sipil, akan kami anggarkan dalam penganggaran berikutnya. Pekerjaan tahun ini sudah sesuai kontrak," paparnya.
Terpisah, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu meminta kontraktor segera melakukan perbaikan.
Apalagi saat ini masih dalam pemeliharaan.
"Yang menjadi tanggung jawab kontraktor tentu harus diperbaiki kontraktor. Kalau di luar kontrak tentu tanggung jawab kami," kata Ita, sapaan Hevearita.
Dia menyebut kondisi Pasar Peterongan sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelum direvitalisasi.
"Kondisi pasar lebih bersih. Petugas kebersihan juga rajin membersihkannya. Dengan kondisi yang lebih baik, seharusnya mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat," terang dia.
Wawali berencana datang ke pasar tersebut secepatnya untuk menyerap aspirasi para pedagang.
Dia juga akan memanggil pejabat Dinas Perdagangan untuk melakukan evaluasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/komisi-b-dprd-kota-semarang-meninjau-kondisi-pasar-peterongan_20170314_085613.jpg)