Yuanita Tertipu Pria Mengaku Dokter via Telepon, Sebanyak Ini Uangnya yang Amblas
Komunikasi keduanya berlanjut hingga "sang dokter" itu berani minta nomor rekening korban.
TRIBUNJATENG.COM, LAMONGAN - Entah apa yang membuat Yuanita Dwi Kurniasari (33) kepincut dengan pria yang baru dikenalnya melalui telepon.
Orang tersebut mengaku berprofesi dokter dan bekerja di sebuah rumah sakit di Halmahera, Maluku Utara.
Ujung-ujungnya, warga jalan Hamid Rusdi 9, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ini menjadi korban penipuan.
Uang miliknya sebesar Rp 31,8 juta hilang.
"Polisi akan berusaha menemukan jejak pelaku. Kami berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian agar tidak terulang dialami masyarakat lainnya," kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Suwarta, Jumat (28/4/2017).
Kejadian ini bermula pada Rabu (26/4/2017) sekitar pukul 12.30 WIB.
Yuanita mendapat telepon dari seseorang bernama Bambang melalui nomor telepon 082127622336.
Bambang ingin mengenalkan temannya bernama Dokter Hadi Aprianto yang sekarang bertugas di Halmahera.
Dokter ini dikatakan akan pindah tugas ke RSUD Sosodoro Djatikoesomo, Bojonegoro.
Yuanita begitu mudahnya percaya, menyambut baik dan merespons niat Bambang.
Selang beberapa saat kemudian, korban kembali ditelepon orang dengan nomor telepon 081317764579.
Si penelepon mengaku bernama Dokter Hadi Aprianto.
Komunikasi keduanya berlanjut hingga "sang dokter" itu berani minta nomor rekening korban.
Ia beralasan rekening itu untuk menampung transferan uang milik dokter sebelum tiba di Bojonegoro.
Tak hanya itu, dokter gadungan ini memberanikan diri pinjam uang pada korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penipuan_20170428_220746.jpg)