MENGHARUKAN! Siswa SD Ini Terpaksa Gendong Adiknya Saat Bersekolah
Dibandingkan Latina, rumah Gori cukup lumayan, karena sudah berlantai semen dan beratap seng. Gori dan Latina membawa adik mereka ke sekolah
Cara satu-satunya, ia menunjuk satu murid yang lancar berbahasa Indonesia menjadi asistennya untuk menjadi penerjemah. Dengan begini murid-murid lain paham akan pelajaran yang diberikan.
“Jadi, setiap saya bicara bahasa Indonesia, murid saya akan kembali jelaskan kepada teman-temannya pakai bahasa Nias,” kenang Indri.
Kemampuannya bergaul dan belajar berbahasa lokal sangat membantu Indri berhubungan dengan masyarakat, apalagi para murid SDN Lolomatua.
“Pelan-pelan saya sudah paham menggunakan bahasa Nias, begitu juga murid saya, juga mulai lancar bahasa Indonesia. Meski belum masuk listrik, tapi rumah warga yang saya tinggali punya panel surya, jadi bisa charger handphone,” cerita dia. (Tribun Medan/ Jefri Susetio )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/siswa-sd-gendong-adik_20170503_130016.jpg)