Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

MENGHARUKAN! Siswa SD Ini Terpaksa Gendong Adiknya Saat Bersekolah

Dibandingkan Latina, rumah Gori cukup lumayan, karena sudah berlantai semen dan beratap seng. Gori dan Latina membawa adik mereka ke sekolah

TRIBUN MEDAN/JEFRI SUSETIO
Indri Rosidah, alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), peserta program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T), mengajar di SD Puncak Lolomatua. Sekolah yang berada di Kecamatan Ulunoyono ini adalah dataran tertinggi di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (2/5/2017). (TRIBUN MEDAN/JEFRI SUSETIO ) 

Cara satu-satunya, ia menunjuk satu murid yang lancar berbahasa Indonesia menjadi asistennya untuk menjadi penerjemah. Dengan begini murid-murid lain paham akan pelajaran yang diberikan.

“Jadi, setiap saya bicara bahasa Indonesia, murid saya akan kembali jelaskan kepada teman-temannya pakai bahasa Nias,” kenang Indri.  

Kemampuannya bergaul dan belajar berbahasa lokal sangat membantu Indri berhubungan dengan masyarakat, apalagi para murid SDN Lolomatua.

“Pelan-pelan saya sudah paham menggunakan bahasa Nias, begitu juga murid saya, juga mulai lancar bahasa Indonesia. Meski belum masuk listrik, tapi rumah warga yang saya tinggali punya panel surya, jadi bisa charger handphone,” cerita dia. (Tribun Medan/ Jefri Susetio )

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved