Kronologi Mencekam Rusuh Suporter di Jepara, Polisi Amankan 13 Suporter Persijap
Ditambahkan, selain ke-13 orang, kepolisian juga mengamankan 11 kendaraan sepeda motor
Penulis: yayan isro roziki | Editor: muslimah
Disampaikan, dalam menangani kerusuhan antar suporter tersebut, pihaknya menerjunkan sedikitnya 200 personel dari Polres Jepara. Selain itu, masih di-back up oleh dua kompi Brimob, masing-masing satu kompi dari Pati dan satu kompi lainnya dari Semarang. Serta, bala bantuan personel dari Polres tetanga: Demak dan Kudus.
"Sekitar pukul 01.00, Kamis (18/5) dini hari, kerusahan di Kalinyamatan dapat ditangani, dan rombongan suporter PSS Sleman dan secara pelan-pelan bergeser ke arah Kudus," ujarnya.
Namun, ditambahkan, sesampainya di wilayah Kecamatan Mayong, barisan suporter dari Persijap Jepara kembali melakukan pengadangan. Lantaran, kembali mendapat serangan dalam aksi pengadangan tersebut, rombongan suporter PSS Sleman, melakukan aksi perlawanan.
Menurut Kapolres, dalam aksi perlawanan itu, rombongan suporter PSS Sleman membakar tiga unit sepeda motor, dan melakukan perusakan terhadap satu unit mobil milik warga, yang sedang diparkir di pinggir jalan.
"Tiga unit motor yang dibakar, diduga merupakan milik suporter tuan rumah, yang ditinggal melarikan diri," tuturnya.
Masih menurut Kapolres, pada sekitar pukul 03.00, secara keseluruhan situasi sudah mulai kondusif. Selanjutnya, rombongan suporter PSS Sleman yang total jumlahnya berkisar 1.500 orang, dikawal pulang melalui rute Kudus - Purwodadi - Boyolali. "Sengaja memang tidak dilewatkan wilayah Magelang," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dibakar-suporter_20170518_150439.jpg)