Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kronologi Mencekam Rusuh Suporter di Jepara, Polisi Amankan 13 Suporter Persijap

‎Ditambahkan, selain ke-13 orang, kepolisian juga mengamankan 11 kendaraan sepeda motor

Penulis: yayan isro roziki | Editor: muslimah
Istimewa
Aparat membersihkan sisa-sisa material bekas kerusahan antar suporter di Jepara, Kamis (18/5). (ist) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pascakerusuhan antar kelompok suporter, Polres Jepara mengamankan 13 orang, dari barisan suporter Persijap Jepara. Mereka diduga sebagai orang yang terlibat dan menjadi motor dalam aksi kerusuhan tersebut.

"Sudah kita amankan di Mapolres, untuk dimintai keterangan, guna penyidikan lebih lanjut," ujar Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Kamis (18/5).‎

‎Ditambahkan, selain ke-13 orang, kepolisian juga mengamankan 11 kendaraan sepeda motor.

Menurut dia, belasan kendaraan bermotor itu diduga sebagai sarana para pelaku kerusuhan.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini, hanya memang terdapat beberapa‎ orang yang mengalami luka ringan," imbuhnya.

Total kerugian material, yang timbul akibat kerusuhan antar kelompok suporter? Kapolres belum dapat memastikan. Menurut dia, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, ‎ribuan suporter PSS Sleman terlibat bentrok dengan pendukung Persijap Jepara, usai kedua kesebelasan melakoni pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (17/5) malam. Dalam pertandingan tersebut, tim tamu PSS Sleman memetik kemenangan 1-0, melalui Jodi Kustiawan, pada menit 66.

Informasi yang dihimpun Tribun Jateng, kericuhan terjadi sejak di dalam stadion, usai peluit panjang tanda diakhiri pertandingan, ‎dibunyikan. Kedua kubu suporter terlibat dalam aksi saling lempar.

Puncaknya, saat rombongan suporter PSS Sleman hendak pulang, mereka diadang oleh massa yang berasal dari kubu suporter rumah Persijap Jepara, di sekitar pertigaan Gotri, turut Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan‎.

Dalam peristiwa ini, rombongan tim ISP Purworejo Junior, sempat menjadi korban salah sasaran. Hingga mengakibatan seorang anggota rombongan mengalami luka-luka. Selanjutnya, rombongan salah sasaran ini kemudian diamankan di Mapolsek Kalinyamatan.

"Sekitar pukul 22.30, massa dari kubu suporter tuan rumah kian bertambah. Mereka melakukan pemblokiran jalan, untuk mengadang rombongan suporter PSS Sleman, dengan cara membakar ban bekas dan sesampahan," ‎kata Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

‎Disampaikan lebih lanjut, saat rombongan suporter PSS Sleman, -yang mendapat pengawalan dari aparat mulai mendekat-, ribuan suporter tuan rumah melakukan pelemparan batu‎. Tak ayal, ini kemudian direspon petugas dengan tembakan gas air mata.

Namun, bukannya segera membubarkan diri, aksi ribuan suporter tersebut justeru semakin menjadi.‎ Mereka balik menyerang petugas dengan lemparan batu dan kembang api.

"Kami‎ terpaksa menggunakan tembakan gas air mata dan water canon, untuk membubarkan massa," kata Kapolres.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved