pernikahan dini

Prihatin Pernikahan Dini, Bupati Semarang Ibaratkan Anak-anak Seperti Daun Muda

Bupati Semarang, Mundjirin juga mengaku sangat prihatin masih banyaknya kasus pernikahan dini yang terjadi di Kabupaten Semarang.

Prihatin Pernikahan Dini, Bupati Semarang Ibaratkan Anak-anak Seperti Daun Muda
tribunjateng/dok
Menanggapi rekomendasi DPRD Kabupaten Semarang terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD 2016 yang tidak layak dinilai, Bupati Semarang Mundjirin memiliki pembelaan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bupati Semarang, Mundjirin juga mengaku sangat prihatin masih banyaknya kasus pernikahan dini yang terjadi di Kabupaten Semarang.

Mundjirin mengibaratkan anak-anak ibarat daun yang masih muda.

"Daun yang masih muda, seperti daun singkong, bayam memang enak dimakan tetapi tidak bisa untuk memberikan asupan makanan ke batang. Begitu juga, anak-anak yang telah menikah dini," ujarnya, Senin (31/7/2017).

Mundjirin juga ingin orang tua menjadi seperti tukang kebun yang baik.

Dia mencontohkan, tukang kebun yang menanam pohon sawo akan selalu memangkas batang-batang supaya keseluruhan pohon mendapat asupan makanan yang cukup dan akhirnya berbuah lebat.

"Begitu juga orang tua harus mendidik dan merawat anaknya sejak dini sehingga nanti saat dewasa mampu menjadi orang baik dan memiliki budi pekerti serta berguna bagi masyarakat," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Semarang, Romlah mengatakan kasus pernikahan dini sangat tinggi yakni lebih dari 200 kasus. (*)

Penulis: suharno
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved