Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

EDAN, Ibu di Tarakan Ini Simpan Mayat Bayinya di Freezer Tempat Pencucian Mobil

Warga Tarakan, Kalimantan Utara dikejutkan penemuan bayi di dalam freezer. Sudah tiga bulan bayi itu disimpan di freezer tempat pencucian mobil.

Editor: rika irawati
Wartakota/Ilustrasi
ilustrasi bayi 

TRIBUNJATENG.COM, TARAKAN ‑ Masyarakat Kampung Satu, Jalan Pulau Bunyu RT 11, Kota Tarakan, Kaltara, dikejutkan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan dalam freezer atau lemari pendingin, di tempat usaha pencucian mobil, Rabu (2/8) malam pukul 19.30 Wita.

Mengetahui ada bayi dalam kondisi meninggal di freezer tersebut, masyarakat langsung melaporkan kepada Polres Tarakan.

Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Tarakan yang tiba di lokasi kejadian kemudian membawa jenazah bayi malang itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Polisi juga membawa sejumlah saksi dan pemilik pencucian mobil berinisial DO untuk dimintai keterangannya di Polres Tarakan.

Hanya butuh 10 jam, Satreskrim Polres Tarakan menetapkan tersangka SA, perempuan yang tak lain ibu bayi itu sebagai tersangka pelaku penyimpanan bayi dalam freezer.

"Kita tetapkan tersangka, setelah SA mengakui perbuatannya. SA ini merupakan istri siri DO. SA mengaku melahirkan bayinya pada Mei, tanpa dibantu siapapun. Waktu dilahirkan, bayinya sudah meninggal dunia," jelas Kasat Reskrim Choirul Jusuf, Kamis (3/8/2017) di Mapolres Tarakan.

Baca: INNALILLAHI! Sempat Dikira Boneka, Sesosok Bayi Ditemukan Warga Di Sungai Desa Plantaran

Ketika bayi yang malang itu dilahirkan sudah dalam kondisi meninggal, wanita berusia 24 tahun itu kalut dan menyimpan bayinya dalam freezer kulkas yang ada di rumah.

Kasat Reskrim Choirul Jusuf menjelaskan, dua hari usai melahirkan, SA pagi‑pagi membawa bayinya dipindahkan ke dalam freezer yang ada di tempat usaha pencucian mobil milik suaminya.

Bayi yang sudah meninggal itu dibungkus plastik hitam kemudian dimasukkan lagi dalam panci. Panci itu diletakkan di bagian paling bawah freezer, bersama daging.

Saat memasukan bayinya ke freezer, SA sempat meminta kepada karyawan yang ada di tempat pencucian mobil agar tidak membuka isi plastik yang ada di panci dalam freezer.

Arahan SA ini pun dituruti karyawanya, sampai akhirnya peristiwa ini terkuak. "Alasan pelaku memasukkan bayinya dalam freezer karena waktu itu kalut dan takut. Pelaku pikir, kalau disimpan dalam tanah ketahuan banyak orang akhirnya disinpan di freezer," kata Choirul.

Saat ditanya apakah DO mengetahui istrinya hamil? "Saat kita melakukan pemeriksaan, suaminya tidak pernah mengetahui istrinya hamil maupun melahirkan. Yah seperti biasa saja, jadi waktu hamil tidak kelihatan," ungkapnya.

Baca: Geger, Santri di Banjarnegara Temukan Bayi Terbungkus Kantong Kresek

Menurut Choirul, sampai saat ini, pihaknya masih menetapkan SA sebagai tersangka, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya. Kasus ini masih dalam proses pengembangan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved