Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Perusahaan Pakain Renang Tampilkan Model Berukuran Plus di Catwalk, Publik Australia Gaduh

Kemunculan model dengan kelebihan berat badan di catwalk menimbulkan perdebatan di Australia.

Editor: rika irawati
GETTY IMAGES via BBC Indonesia
Perdebatan ini terjadi setelah sejumlah model ukuran plus tampil dalam pertunjukan catwalk busana renang yang digelar oleh Sports Illustrated. 

TRIBUNJATENG.COM - Kemunculan model dengan kelebihan berat badan di catwalk menimbulkan perdebatan di Australia. Mereka yang kontra menganggap kehadiran para model di atas panggung mode itu bentuk mengagungkan obesitas.

Perdebatan ini terjadi setelah sejumlah model ukuran plus tampil dalam pertunjukan catwalk busana renang yang digelar Sports Illustrated.

Sebuah artikel opini di Daily Telegraph Sydney mengritik penggunaan model seperti itu sebagai "tidak bertanggung jawab". Sementara, seorang ahli kesehatan mengatakan, lewat tampilan itu, mereka mempromosikan pesan "berbahaya" tentang kesehatan.

Namun, sejumlah ahli lain mengatakan, catwalk harus mewakili semua bentuk tubuh.

Perdebatan tersebut disulut setelah kolumnis Soraiya Fuda menulis: "Jika industri fesyen memutuskan berhenti menggunakan mode-model yang tampaknya memaksakan diri menderita kelaparan sampai tinggal kulit dan tulang, mereka seharusnya tidak memilih untuk mempromosikan bentuk tubuh yang sama-sama tidak sehatnya".

(Baca: Ketika Para Istri Dokter Ini Jadi Model Dadakan Peragakan Rancangan Gregorius Vici)

Namun, saat berbicara di televisi lokal, editor Sports Illustrated, MJ Day mengatakan, "Kami telah membuat pernyataan yang sangat positif bahwa kecantikan bukanlah 'satu ukuran untuk semua'".

Sejumlah pakar kesehatan juga ikut dalam perdebatan sengit tersebut.

Dr Brad Frankum, Presiden Australian Medical Association di New South Wales mempertanyakan mengapa model obesitas tidak menyebabkan reaksi serupa terhadap model yang kekurangan berat badan.

"Jika seseorang berjalan menyusuri catwalk sambil merokok akan muncul protes keras karena itu akan menjadi pesan yang sangat tidak sehat," kata Dr Frankum kepada BBC.

Baca: Lawan Bully, Model Perempuan Harnaam Kaur Biarkan Jenggot dan Kumis Tumbuh di Wajah

"Demikian pula jika kita mengirim orang dengan berat badan berlebih atau obesitas menjadi model pakaian di atas catwalk, apa yang dikatakan, adalah bahwa kita sedang merayakan kegemukan. Menurut saya itu berbahaya karena kita tahu ini adalah kondisi kesehatan yang berbahaya,".

Dr Frankum mengatakan, beberapa model dalam acara Sports Illustrated mengidap obesitas.

Namun, Prof John Dixon, kepala penelitian obesitas klinis di Baker IDI Heart and Diabetes Institute, mengatakan, model harus mewakili semua orang di masyarakat.

"Normalnya, kelebihan berat badan di komunitas kita dan begitu banyak - 28% orang Australia mengalami obesitas - cukup menyinggung jika orang gemuk tidak boleh muncul di atas catwalk," katanya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved