Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penjualan Properti di Semarang Menggeliat, 50 Unit Rumah Terjual pada Pameran Bulan Agustus

Berkat penurunan itu, masyarakat bisa menikmati KPR dengan suku bunga 7,75 persen fix selama 2 tahun dengan tenor minimal 5 tahun.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/M ZAINAL ARIFIN
Pengunjung melihat maket rumah Victoria Valley yang dipamerkan Citraland BSB City di Hotel Crowne Semarang, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Daya beli masyarakat meningkat meski tak sebaik tahun lalu.

Indikasi itu terlihat dari peningkatan penjualan properti di Semarang.

Wakil Ketua Bidang Pembiayaan dan Perbankan Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, Wibowo Tedjo Sukmono, mengatakan peningkatan daya beli terlihat dari hasil pameran properti yang berlangsung rutin.

"Tiga bulan lalu, pameran sepi pengunjung sehingga penjualan rendah. Tapi pada pameran Agustus ini penjualannya cukup tinggi," kata Tedjo, Kamis (31/8/2017).

Meningkatnya daya beli masyarakat khususnya di sektor properti didorong penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) sebagai dampak penurunan BI rate dari 8,75 persen per tahun menjadi 5,25 persen per tahun.

Berkat penurunan itu, masyarakat bisa menikmati KPR dengan suku bunga 7,75 persen fix selama 2 tahun dengan tenor minimal 5 tahun.

Hasilnya, peningkatan penjualan properti sudah terasa mulai Juli kemarin.

"Selama 2 tahun pertama, bunga tidak berubah. Selebihnya KPR mengikuti bunga pasar yang berlaku," ujarnya.

Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jateng Bidang Pameran, Promosi dan Publikasi, Dibya K Hidayat mengatakan, secara makro ekonomi Jawa Tengah sudah menunjukkan kondisi yang positif.

"Di awal tahun memang penjualan masih kurang. Semester II ini menjadi titik balik penjualan properti," katanya.

Untuk menggairahkan pasar properti, REI juga menggaet seluruh perumahan serta perbankan di Semarang dan sekitarnya untuk bekerja sama dalam memberi kemudahan KPR.

Hasilnya, penjualan properti menunjukan tren positif dengan penjualan rumah mencapai 50 unit pada pameran Agustus ini.

Namun, penjualan properti saat ini masih di bawah penjualan periode lalu.

"Semester I tahun 2016, penjualan properti mencapai 308 unit melalui pameran. Pada tahun ini, hanya tercapai 238 unit," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved