Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Usai Pasutri Asal Pekalongan Terbunuh, Sunarto Berperan Sebagai Pembersih Darah dengan Upah Segini

Sunarto mengakui telah berperan serta dalam pembunuhan terhadap Zakaria dan Zakiya

Tayang:
Editor: muslimah
warta kota
Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya saat menghadirkan pelaku rampok pembunuh pasutri Benhil di Ruangan Ditreskrimum PMJ, Jumat (15/9/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sunarto, seorang tersangka pembunuhan terhadap pasangan suami istri Zakaria Husni (58) dan Zakiya Masrur (53), mengaku menyesali perbuatannya.

"Menyesal sekali pak," ujar Sunarto di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (15/9/2017).

Sunarto mengakui telah berperan serta dalam pembunuhan terhadap Zakaria dan Zakiya.

Sunarto mengatakan, perannya adalah sebagai pembersih darah kedua pasangan suami istri tersebut.

"Pembersih darah pak. Kotoran dan dipel," ujar Sunarto.

Setelah melangsungkan aksinya, ucap Sunarto, dia dan kedua pembunuh lainnya langsung melarikan diri mengendarai Toyota Altis milik korban.

Mereka menuju Purbalingga untuk membuang jasad.

Sunarto mengatakan, salah satu barang berharga yang diambilnya berada di dalam brankas milik Zakaria dan Zakiya.

"Ada emas, uang cuma tidak begitu banyak. Terus sajadah sama Al Quran. Uang Rp 200 ribu. Emas tidak tahu dijual sama Zul," ujar Sunarto.

Pasutri itu tewas karena mengalami penganiayaan saat pelaku merampok rumah korban di Jalan Pengairan, nomor 21, RT 11, RW 6, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (10/9/2017) malam.

Zul, Sunarto dan EK tak lain adalah mantan karyawan korban.

Motif perampokan sadis itu dilakukan karena para tersangka sakit hati telah dipecat.

Polisi menangkap ketiga tersangka saat saat karoke di hotel kawasan Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2017) malam.

Ahmad Zulkifli, mantan sopir sekaligus otak perampokan sadis ditembak mati karena mencoba melarikan diri ketika diajak untuk pengembangan kasus.

Sunarto mengaku telah dijanjikan 30 persen hasil dari rampokan tersebut oleh Ahmad Zulkifli (39).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved