Berawal dari Mimpi, Fredy Berangkatkan 65 Gurunya ke Luar Negeri, Kisahnya Mengharukan
"Fredy itu gila". Itulah kalimat pertama yang keluar dari mulut Sulikin, Kepala SMA Negeri 1 Kota Pekalongan.
Penulis: muh radlis | Editor: bakti buwono budiasto
Saat mengutarakan niatnya untuk memberangkatkan gurunya jalan jalan ke luar negeri, Sulikin awalnya tidak percaya.
Terlebih saat Fredy mengatakan seluruh akomodasi termasuk pembuatan paspor hingga uang saku ditanggung olehnya.
"Saya makin berpikir, ini beneran atau tidak. Ah ngarang saja orang ini," katanya.
Baca: Mencengangkan! Biaya Suntik Putih Rutin Barbie Kumalasari Sampai Segini
Namun seiring berjalan waktu, seluruh guru yang telah pensiun didata dan dikumpulkan. Bahkan Fredy mengantar seluruh guru ini untuk mengurus paspor di Pemalang.
"Sebenarnya awalnya mau berangkat ke Eropa tapi setelah tahu gurunya yang pensiun sudah sepuh. Bahkan ada yang sudah susah berjalan akhirnya diputuskan berangkat ke Malaysia dan Singapura saja," katanya.
Hari keberangkatan pun tiba, seluruh guru baik yang masih aktif mengajar hingga yang sudah purna tugas ini diberangkatkan ke Jakarta menggunakan dua bus.
Sampai di Jakarta, Fredy bersama keluarganya menyambut rombongan guru ini.
Disinilah Sulikin mengetahui alasan kuat kenapa Fredy berbuat "gila".
Baca: Kalahkan Shakhtar Donetsk 2-0, Manchester City Menang Tujuh Beruntun
"Dulu sewaktu di SMA, Fredy kecelakaan parah. Bahkan bisa dibilang koma. Dalam mimpinya, Fredy dijenguk dan didoakan sembuh oleh para gurunya. Ketika sadar dari koma, Fredy berjanji akan membahagiakan guru gurunya," katanya.
Meski Fredy tak ikut dalam rombongan jalan jalan, namun Sulikin melihat satu ketulusan dari Fredy. Fredy bahkan menyewa beberapa orang untuk membawa kursi roda dan satu tim kesehatan untuk memastikan gurunya selalu sehat selama plesiran di luar negeri.
"Ada satu tim kesehatan dan orang orang yang tugasnya membawa kursi roda. Itu semua disiapkan. Bahkan perjalanan kami selama di luar negeri terhitung kelas satu, nginap di hotel berbintang," katanya.
Fredy pun setiap saat memantau para gurunya ini melalui grup aplikasi Whatsapp.
Baca: Menyibak Mitos Jeruk Nipis dan Kecap Sebagai Pereda Batuk, Benarkah?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/para-guru-saat-jalan-jalan-di-malaysia-dan-singapura_20170926_160000.jpg)