Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

WOW, Segarnya Berenang di Kalitaman Salatiga Bersumber Mata Air Alami

Cobalah sekali-kali renang di tempat ini. Yaitu di Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sekitar 200 meter dari Gedung Perte

Editor: iswidodo
tribunjateng/magang/UKSW
Kolam Renang Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sumber mata air alami 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Cobalah sekali-kali renang di tempat ini. Yaitu di Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sekitar 200 meter dari Gedung Pertemuan Daerah Salatiga.

Airnya bersih dan berasal dari sumber alami menjadi keunggulan kolam renang ini. Uniknya adalah sumber air muncul dari beberapa lubang di dasar kolam. Tentu sangat sejuk dan menyegarkan badan.

Kolam Renang Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sumber mata air alami
Kolam Renang Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sumber mata air alami (tribunjateng/magang/UKSW)

Berdiri lebih dari 40 tahun yang lalu, kolam renang Kalitaman telah menjadi tempat jujukan masyarakat Salatiga untuk menghabiskan waktu untuk berenang atau hanya sekadar berkumpul bersama kerabat.
Bahkan banyak juga pelancong dari sekitar Kabupaten Semarang yang sering mengunjungi tempat wisata ini.

Jika pengunjung merasa lapar setelah berenang, tenang saja, Kalitaman juga memiliki kantin yang menyediakan aneka kulinar.

Makanan hangat yang tersedia seperti mie ayam, bakso, dan tahu campur Pak Min yang sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat Salatiga cocok untuk disantap seusai berenang.

Kolam Renang Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sumber mata air alami
Kolam Renang Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sumber mata air alami (tribunjateng/magang/UKSW)

Kolam renang Kalitaman juga sering dipakai untuk beberapa perlombaan berenang.

"Beberapa kali dipakai untuk Porseni, Popda, dan Salatiga Cup. Sudah sering," tutur Suyono, salah satu pengelola kolam kepada tribunjateng.com, Jumat (29/9/2017).

Menurutnya, dahulu lokasi ini sangat alami dan rindang.

Bebatuan dan pohon-pohon mengelilingi mata air jernih yang jadi sumber kehidupan nenek moyang warga Salatiga.

Lalu pada tahun 1974, kolam ini mulai mendapat perhatian pemerintah dan segera dibangun pemandian yang aman dan bersih.

Untuk dapat berenang di Kalitaman, pengunjung cukup membayar Rp 2.000. Dengan biaya retribusi yang terbilang sangat murah, pengunjung diperbolehkan berenang sepuas hati dan menggunakan semua fasilitas yang ada seperti loker, kamar ganti, dan juga asuransi keselamatan.

Kolam renang ini dibuka setiap hari dari pukul 05.00 hingga 17.30 WIB kecuali hari Kamis dan Minggu sore dikarenakan kolam secara rutin akan dikuras pada hari tersebut.

Kolam Renang Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sumber mata air alami
Kolam Renang Kalitaman Salatiga di Jalan Kalitaman, desa Kutowinangun Kidul, sumber mata air alami (tribunjateng/magang/UKSW)

Untuk pengurasan, waktu yang dibutuhkan sekitar enam jam.

Setelah kolam selesai dikuras, air dari mata air alami akan memenuhi kolam dengan sendirinya dalam kurun waktu satu malam.

Kini, air kolam renang Kalitaman tampak hanya setengah dari tinggi dinding kolam. Dulunya air kolam ini hampir penuh.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved