Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Terungkap! Misteri Bawang Selalu Bikin Nangis Ternyata Gara-gara Ini

Tak perlu patah hati untuk menangis. Cukup pergi ke dapur dan memotong bawang.

Editor: bakti buwono budiasto
tribunjateng/dok
ILUSTRASI bawang merah. 

 TRIBUNJATENG.COM - Tak perlu patah hati untuk menangis.

Cukup pergi ke dapur dan memotong bawang.

Efeknya telah menjadi rahasia umum bagi para penghuni dapur.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Mari kita simak penjelasan logis yang diutarakan oleh Duane Mellor, salah seorang dosen senior di Conventry University.

Baca: Astaga! Kekasih Pelaku Penembakan Massal Disebut Keturunan Indonesia

Mellor mengatakan, saat sel bawang dirusak, bahan memasak itu mengeluarkan propantial S-oksida.

Kandungan itu ditujukan untuk menghentikan kerusakan akibat hama.

Bila menguap, propantial S-oksida akan mengiritasi kelenjar lakrimal yang memproduksi air mata, dan Anda pun menangis.

Untungnya, propantial S-oksida yang dikandung bawang hanya sedikit hingga tak merusak mata.

Mekanisme pertahanan bawang sedikit berbeda dengan sayuran.

Baca: Usai Bekuk Pelaku, Polisi Buru Wanita Asia yang Terlibat dalam Penembakan Massal di Las Vegas

Terbukanya sel sayuran akan menghasilkan polifenol yang memiliki rasa pahit.

Hal itu akan menghentikan hewan untuk melahap sayuran lebih jauh.

Mari kita simak proses tangisan ini lebih jauh. Pada mulanya, bawang menyerap sulfur dari tanah dan disimpan dalam senyawa PRENCSO 1 (1-propenil-L-sistein sulfoksida).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved