BAIK HATI, Titin Mantan TKW Ini Mengasuh Orang Singapura 'Keleleran' di Bandengan Kendal
BAIK HATI, Titin Mantan TKW Ini Mengasuh Orang Singapura 'Keleleran' di Bandengan Kendal
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Titin Sumarni (44) merasa iba melihat perempuan 'keleleran' di pelabuhan Tanjungbalai Karimun di Provinsi Kepulauan Riau. Titin (mantan) TKW asal Kendal yang kerja di Malaysia itu pulang ke Indonesia lewat pelabuhan Tanjungbalai Karimun.
Perempuan yang kemudian diketahui bernama Durga Devi Kandasami (26) itu seorang warga negara Singapura yang mengaku sedang kehabisan uang setelah kerja di Malaysia.
Ditemui tribunjateng.com di di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal tempat kediaman Titin Sumarni, dijelaskannya, bahwa dirinya melihat Durga di pinggir pintu masuk Pelabuhan Tanjungbalai Karimun. Durga menangis kala itu.
Karena penasaran, Titin kemudian menanyakan kondisi Durga. Setelah mendengarkan cerita Durga, Titin merasa iba dan mengajak Durga pulang kampung ke Indonesia.
"Saya kasihan lihat dia nangis gak tahu mau ke mana jadi saya tawari tinggal di rumah untuk sementara," papar Titin mantan TKW ini, Senin (2/10/2017).
Maka sejak saat itu Durga tinggal di rumah Titin di Kendal. Dia mengaku dianiaya keluaganya di Malaysia. Durga menceritakan dia sering dipukuli dan dianiaya sepupunya saat tinggal di Malaysia.
Uang hasil kerja keras sebagai buruh serabutan diambil paksa. Jika uang habis, Durga pun harus merasakan pukulan saudara sepupu tersebut.
Tidak tahan, wanita keturunan India ini lari dari rumah pada Jumat (12/5/2017)
"Saya tidak tahan lagi karena dipaksa bekerja dan saudara hanya mau uang saya, hampir tiap hari saya dipukul," ceritanya, Senin (2/10/2017).
Namun sayang, Durga tidak tahu ke mana arah dan tujuan. Dia juga tidak mempunyai uang. Durga hanya bisa menangis meratapi nasibnya di Pelabuhan Tanjungbalaikarimun, Kepulauan Riau.
Titin sudah menggangap Durga sebagai saudara sendiri.
Selama lima bulan tinggal di rumahnya, Durga menunjukkan perilaku yang baik dan tidak pernah ke luar dari wilayah Bandengan. "Anaknya mudah sosialisasi dan suka bermain dengan anak kecil, " paparnya
Kendati demikian, Titin sering melihat Durga menangis karena rindu Ibunya yang tinggal di Singapura. Namun sayang, Durga tidak ada biaya untuk pulang.
"Jika pemerintah mau bantu memulangkan jangan dipulangkan ke saudara sepupunya nanti dipukul lagi dia, " harapnya.
Lurah Bandengan Mujiono kaget mendengar informasi bahwa ada warga Singapura yang tinggal di wilayahnya selama lima bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perempuan-wn-singapura-itu-diketahui-bernama-durga-devi_20171003_123416.jpg)