Sebelumnya Hubungan Memanas, Anggota DPRD Kota Semarang Kembali Kompak
Selanjutnya, DPRD Kota Semarang segera membahas APBD Perubahan 2017 dengan target selesai akhir Oktober mendatang.
Penulis: galih permadi | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rapat paripurna penetapan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) perubahan 2016-2021 akhirnya kuorum.
Sebanyak 45 anggota DPRD Kota Semarang menghadiri rapat yang digelar Senin (2/10/2017) malam.
Raperda pun secara sah ditetapkan menjadi Perda.
Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, merasa lega setelah rapat paripurna kuorum.
Fakta ini menunjukkan anggota dewan kembali kompak.
Setelah ditetapkan, Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2018 akan ditandatangani pada Rabu (3/10/2017).
"Alhamdulillah, rapat paripurna dihadiri 45 anggota atau sekitar 90 persen hadir. Sebelumnya beberapa kali tidak kuorum. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua anggota yang hadir. Kami apresiasi anggota DPRD yang hadir peduli dengan masa depan Kota Semarang," ujar Supriyadi, Selasa (2/10/2017).
RPJMD perubahan 2016-2021, lanjut Supriyadi, merupakan aplikasi visi misi wali kota sebagai acuan rencana kerja Pemkot Semarang.
Jika tidak disahkan, pemerintah tidak akan punya haluan pembangunan jangka menengah lima tahun.
"Perda RPJMD perubahan tidak berubah banyak, hanya disesuaikan jumlah OPD yang ada. Ada plafon anggaran Rp 4,7 triliun dengan pendapatan Rp 1,7 triliun. Kalau tidak sesuai OPD yang ada tidak bisa disahkan," ujarnya.
Selanjutnya, DPRD Kota Semarang segera membahas APBD Perubahan 2017 dengan target selesai akhir Oktober mendatang.
"Saat ini eksekutif juga belum siap untuk penetapan APBD Perubahan 2017. Saya harap dokumen segera disiapkan. Jangan sampai mepet, nantinya pelaksanaan proyek molor dan bisa berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan," ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.
"Rapat paripurna berjalan baik meski minggu lalu ada aksi walk-out. Itu hanya miskomunikasi," ujar Hendi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-dprd-kota-semarang-yang-juga-sebagai-ketua-badan-anggaran-supriyadi_20170822_121235.jpg)