Petugas Satpol PP yang Amankan Jenglot Ini Mengaku Temui Penampakan Menakutkan
Agar tidak menimbulkan keresahan pengunjung dan warga, petugas Satpol PP mengamankan benda tersebut.
Ternyata petugas Satpol PP yang mengambil jenglot dan membawanya ke kantor Kecamatan Bulak mengaku mengalami hal yang menakutkan.
Sri Purnomo Irawan semula biasa-biasa saja.
Tak ada perasaan takut saat mengambil jenglot dan membawanya.
"Tapi malamnya seusai pulang dari kantor Kecamatan Bulak, saya mandi. Setelah mandi, masuk dapur jenglotnya itu berdiri di pinggir kompor," ujar Sri Purnomo.
Namun, jenglot yang menemuinya pada Senin malam itu tidak bergerak sedikit pun.
Tak ada pula ekspresi menakut-nakuti.
"Saya melihatnya cukup lama ada sekitar satu menit. Saya langsung menyampaikan salam (assalamualaikum) saja," paparnya.
"Saat itu tak ada bau kemenyan atau bunga. Biasa-biasa saja. Saya yakin ini bukan halusinasi saya," tandasnya.
Ke mana kemudian jenglot itu pergi?
Sri Purnomo tak mengetahuinya.
Menurut Wikipedia, jenglot adalah figur hominoid yang berukuran kecil (sekitar 10-17 cm), berkulit gelap dengan tekstur kasar (seperti mumi), berwajah seperti tengkorak dan bertaring mencuat serta memiliki rambut dan kuku yang panjang.
Jenglot ditemukan di beberapa wilayah di Tanah Air.
Benda ini dipercaya memiliki kekuatan mistis dan memakan darah manusia.
Ada masyarakat Indonesia yang meyakini jenglot sebagai makhluk yang memiliki kekuatan mistik dan dapat mengundang bencana.
Secara medis, jenglot didefinisikan sebagai bukan makhluk hidup setelah diteliti oleh tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jenglot_20171018_235234.jpg)