Tak Biasanya Mbah Warkim Naik Bukit Hingga Berhari-hari, Saat Ditemukan Warga Kondisinya Begini
Warga memutuskan mencari Warkim dan berharap bisa membawanya pulang ke rumah dengan selamat.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: bakti buwono budiasto
Senin pukul 11 00 Wib, sesosok pria ditemukan terbujur kaku di ladang petani di perbatasan Desa Melung dan Desa Kalikesur, kawasan bukit Ara-ara.
Tidak ada bekas penganiayaan di tubuhnya.
Warga juga tak menemukan tanda-tanda pria itu bunuh diri.
Hanya tubuh Warkim tampak lebih kurus dari sebelumnya.
Baca: Ngeri, 20 Rumah Warga di Sipedang Banjarnegara Terancam Ambles Jika Tak Ditangani
Jenazah Warkim dibalut sarung dan jarit lalu ditandu dengan batang bambu menuju rumah di desa.
Adi mengatakan, Warkim diduga meninggal karena kelaparan atau kekurangan asupan nutrisi.
Ia diketahui pergi dari rumah hingga berhari-hari tanpa bekal makanan.
Baca: 25 Tahun Menunggu, Warga dan Siswa Jabungan Kini Punya Jembatan untuk Menyeberangi Sungai Kethekan
Tubuh Warkim yang kurus kering saat ditemukan menguatkan indikasi itu.
Ia juga meyakinkan orang tua itu tidak punya permasalahan keluarga.
Kepergiannya ke bukit Ara-ara sudah menjadi kebiasaan sehingga dimaklumi keluarga.
"Meskipun sudah tua usia 65 tahun, namun dia itu punya jiwa suka naik-naik ke bukit. Terbiasa naik bukit Ara-ara sehingga keluarga juga memaklumi,"katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bukit-ara-jenazah_20171023_183324.jpg)