Geram Jalan Dikeruk Pakai Alat Berat, Warga Demak Tanami Pisang dan Ketela
Lantaran jengkel jalan di depan rumah dibongkar tanpa kejelasan, warga sempat menanaminya, beberapa hari lalu.
Penulis: rival al manaf | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pekerjaan pembongkaran pipa saluran PDAM di Jalan Yudamenggala, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota, Demak, Jawa Tengah, dikeluhkan warga sekitar.
Jalan sepanjang 500 meter tersebut dikeruk memakai eksavator.
Bukan hanya bagian pinggir namun jalan dirombak sehingga tampak seperti lahan pertanian.
Pipa-pipa juga masih tampak di tepi jalan yang sebelumnya berkonstruksi paving blok tersebut.
Seorang warga, Syarif Samsul Bahri, menyatakan kondisi ini sudah berlangsung selama 1,5 bulan.
Dia pun merasa kesulitan ketika akan beraktifitas ke luar rumah.
"Belum lagi pasokan air dari PDAM sempat mati selama seminggu. Nggak bisa mandi saya, sekarang nyala tapi kecil," beber Samsul kepada Tribunjateng.com, Selasa (31/10/2017).
Lantaran jengkel jalan di depan rumah dibongkar tanpa kejelasan, warga sempat menanaminya, beberapa hari lalu.
"Ditanami pisang, ketela, macam-macam. Kami anggap jalan seperti tegalan, jadi ditanami saja. Ini juga wujud kejengkelan karena unek-unek tidak tersalurkan," bebernya.
Terpisah, Direktur PDAM Demak Qomarul Huda menjelaskan penggantian pipa di kampung Yudamenggala memang harus dilakukan karena sudah terpasang sejak 1970.
"Pengerjaan itu dimulai pada Juli lalu dan akan selesai pada 2 Desember nanti. Tapi sesuai hasil rapat dengan pemborong, diperkirakan akhir November sudah selesai," tegas Qomarul. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jalan-demak_20171031_212354.jpg)